Rabu, 12 Agustus 2020
Wisata & Sejarah

Pandemi Covid-19, Pengaruhi Cara Berlibur Wisatawan

Rabu, 10 Juni 2020
ANTARA
PECALANG atau petugas pengamanan adat Bali memberikan penjelasan kepada wisatawan mancanegara terkait penutupan sementara objek wisata Pantai di tengah wabah Covid-19, Bali.*

KISUTA.com - Pandangan wisatawan Indonesia terhadap rencana perjalanan diprediksi akan berubah akibat pandemi Covid-19 yang membuat ruang gerak terbatas dan membatalkan segala rencana bepergian.

Berdasarkan Google Consumer Surveys pada April dan Mei, ada perubahan perilaku dan harapan konsumen yang mempengaruhi mereka dalam merencanakan perjalanan mendatang.

Pertama, konsumen jadi memprioritaskan keamanan dan kebersihan. Salah satu faktor penting untuk memenuhi rasa aman adalah jaminan standard kebersihan yang lebih tinggi.

Di Indonesia, 24 persen responden yang ingin bepergian dalam tiga bulan mendatang menyebut "peningkatan standard kebersihan" dan 21 persen responden menyatakan "ketersediaan masker gratis dan atau sanitizer wipes" sebagai pendorong utama untuk melakukan pemesanan hotel.

Ke dua, potongan harga dan fleksibilitas jadi pertimbangan. Ketidakpastian mengenai kapan semua jadi kembali normal membuat konsumen butuh fleksibilitas dalam pemesanan tiket karena rencana dapat berubah sewaktu-waktu. Sama halnya dengan potongan harga, motivasi utama konsumen dalam memesan penerbangan.

Hal ini terlihat dari 28 persen responden di Indonesia mengatakan potongan harga penerbangan mendorong mereka untuk melakukan perjalanan. Tetapi, hanya karena konsumen Indonesia menginginkan diskon, mereka tetap mengutamakan peningkatan standard kebersihan pada fasilitas yang digunakan.

Ke tiga, konsumen masih memilih bepergian ke tempat-tempat terdekat. Penelitian menunjukkan jika mereka ingin memesan perjalanan dalam tiga bulan mendatang, 34 persen responden di Indonesia memilih melakukan perjalanan ke kawasan Asia Pasifik dalam tiga bulan ke depan. Selain itu, perjalanan domestik jarak dekat lebih menarik bagi 23 persen responden lainnya.

Selain itu, sebagian responden punya rencana untuk berlibur ke luar negeri dalam waktu dekat. Sebanyak 17 persen ingin melakukannya dalam tiga bulan ke depan, tetapi sebagian besar (44 persen) berencana mewujudkannya lebih dari satu tahun dari sekarang.* harie – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR