Sabtu, 19 September 2020
Wisata & Sejarah
Wisata

'The Wave', Pahatan Indah Sang Angin

Sabtu, 12 September 2020
Ist.
THE Wave memperlihatkan bagaimana erosi angin dan hujan bisa membentuk pemandangan yang spektakuler. Pembentukan batu paras di The Wave diperkirakan terjadi lebih dari 200 juta tahun.*

KISUTA.com - Apabila Anda melihat gambar ini, pasti akan berdecak kagum dan mengatakan, ”Indah”. Memang tak bisa dipungkiri jika batu yang menyerupai gelombang ini, sangat indah. Karena bentuknya menyerupai gelombang, kawasan ini disebut “The Wave”, yang merupakan bagian dari The Coyote Buttes di Paria Canyon-Vermillion Cliffs Wildernes, Colorado Plateau, Kawasan ini terletak di Lereng Coyote Buttes, perbatasan Arizona dan Utah, Amerika Serikat.

The Wave merupakan pemandangan indah yang memperlihatkan bagaimana erosi angin dan hujan bisa membentuk pemandangan yang spektakuler. Pembentukan batu paras di The Wave diperkirakan sudah terjadi lebih dari 200 juta tahun. Kawasan ini awalnya berupa gurun pasir dengan bukit-bukit pasir tinggi. Garis-garis yang berwarna indah berasal dari zat besi dan mangan yang mengendap di air tanah dan kemudian mengalir ke permukaan batu paras. Zat kalsit ikut berperan dalam menambah tekstur dan warna batu.

Situs Geo Week mengungkapkan, gerakan angin sebagai mekanisme alamiah bisa menggerus permukaan bumi secara terus menerus. Hal ini juga berlaku untuk air, es, dan gravitasi yang terjadi di wilayah ini. Dalam iklim yang kering, angin merupakan sumber primer erosi.

Dalam pembentukan batu paras di wilayah The Wave, erosi oleh angin terjadi melalui abrasi. Angin mencungkil sejengkal batu paras dan mengempaskannya ke arah karang. Proses ini berlangsung terus hingga menjadi pahatan berupa garis-garis yang indah.* ati - kisuta.com


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR