Sabtu, 19 September 2020
Artikel Opini
Inspirasi

Hanya Ada Dua Jenis Uang

Sabtu, 12 September 2020

KISUTA.com - Allah Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara" (QS al-Hujurat: 10).

Yunus bin Ubaid, seorang tabiin yang mulia, bekerja sebagai pedagang. Dia sangat hati-hati dalam bermuamalah dan dalam memperhatikan hak orang lain.

Suatu kali orang Badui datang ke tokonya hendak membeli sebuah perhiasan. Pembantunya menjual perhiasan tersebut dengan harga 10 dirham. Ketika Yunus tiba di tokonya, si pembantu melaporkan kegiatannya. Maka tiba-tiba dia menyuruh pembantunya agar segera mencari si Badui ke berbagai penjuru pasar. Ketika si Badui datang, Yunus berkata:

"Pembantu saya telah menjual perhiasan dengan harga 10 dirham, padahal ia seharga 7 dirham saja."

Orang Badui berkata, "Aku tidak keberatan dengan harga 10 dirham."

Yunus berkata, "Ah, tetapi kami tidak menyukai sesuatu kecuali jika kami sendiri menyukainya. Kamu menerima kembalian 3 dirham dariku atau kamu menyerahkan perhiasan itu kepadaku."

Selanjutnya Yunus berkata, "Bagiku, sebenarnya uang itu hanya terdiri atas dua jenis: uang halal yang kamu simpan hingga kamu merasa rela untuk mengeluarkannya, lalu kamu mengambilnya dan uang yang merupakan hak Allah Ta'ala, lalu kamu menunaikan hak itu."* Abu Ainun/"Pengalaman Ruhaniah Kaum Shufi" - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR