Sabtu, 21 Mei 2022
Artikel Opini

Ibu Inspirasi Pemulihan Negeri

Kamis, 23 Desember 2021
Weni Hastuti, M. Kes., Ph.D Weni Hastuti, M. Kes., Ph.D Rektor ITS PKU Muhammadiyah Solo

KISUTA.com - ITS PKU Muhammadiyah Surakarta yang kini dipimpin empat Srikandi atau perempuan siap berkontribusi memajukan kaum perempuan. ITS PKU Muhammadiyah Surakarta merupakan institusi pendidikan bidang kesehatan yang mayoritas mahasiswanya perempuan. Di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta cukup banyak dosen perempuan. Begitu juga mahasiswanya yang didominasi perempuan khususnya untuk program studi keperawatan dan kebidanan.

Dalam pengelolaan perguruan tinggi di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta dipimpin oleh 4 Srikandi. Rektor Weni Hastuti, S. Kep., M. Kes., Ph.D, kemudian Wakil Rektor I bidang Akademik dan pendidikan oleh Cemi Nur Fitria, S.Kep., Ns., M. Kep, Wakil Rektor II bidang Keuangan dan SDM oleh Munaaya Fitriya, S.E., SST., M. Kes., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama oleh Sri Mintarsih, S.Kep., Ns., M.Kep,. Ternyata memang kekuatan, logika, cinta kasih seorang wanita, ibu, ini sangat luar biasa dalam membangun keluarga, kelompok, institusi, bahkan sebuah negara. Jadi itu semua menjadi makna hari Ibu yang sebenarnya didalam institusi di Persyarikatan Muhammadiyah menempatkan para perempuan sejajar dengan para lelaki.

ITS PKU Muhammadiyah Surakarta dalam bekerja mendasarkan kepada lima prinsip atau filosofi dasar. Pertama, filosofi bahwa bekerja bernilai ibadah, bukan sekadar materi. Bila ikhlas mencari ridha Allah, dan meyakini akan berhasil, maka akan mendapat pertolongan dari Allah SWT.

Dengan demikian dalam bekerja jangan melanggar aturan Allah seperti yang diajarkan oleh Rasulullah. Filosofi kedua, jangan biasa melakukan kebiasaan yang biasa kalau ingin menjadi luar biasa. Prinsip ini membuat civitas ITS PKU Muhammadiyah Surakarta terus termotivasi, dan menjadi inspirasi banyak pihak, sehingga ITS PKU Muhammadiyah Surakarta mendapat pengakuan di Solo. Mahasiswa kami berasal dari 29 provinsi di Indonesia.

Filosofi ketiga yaitu ciri sesuatu yang hidup itu tumbuh dan bergerak, sedangkan ciri sesuatu yang mati itu diam, statis dan tidak bergerak. Dengan prinsip itu ITS PKU Muhammadiyah Surakarta selalu mencari dan merangsang kreativitas maupun inovasi dari seluruh sumber daya manusia yang kita miliki. Berikutnya, filosofi keempat yakni melakukan sesuatu yang baru ketika orang lain belum memikirkannya maka kita akan menjadi yang terdepan.

Kelima atau terakhir, yakni menjadikan peluang sesuatu yang dipandang sebagai ancaman oleh orang lain. 

Selama pandemi Covid-19 hampir dua tahun ini merubah semua di segala bidang, khususnya di Bidang pendidikan terdampak mulai pembelajaran harus daring tidak ada kehidupan di kampus dan masyarakat mulai berpikir ulang untuk melanjutkan Kuliah.

Tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam penanganan Covid19, maka menjadikan motivasi bagi mahasiswa kami untuk selalu siap untuk dapat berkontribusi salah satunya membantu pemerintah setempat dalam pelaksanaan vaksin. Dengan berbagai kegiatan tersebut menjadikan inspirasi masyarakat untuk memberuikan kepercayaan putra putrinya kuliah di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta.

Akan tetapi ITS PKU Muhammadiyah Surakarta melihat fenomena tersebut bukanlah sebagai ancaman, dengan kerja tim melakukan banyak inovasi di bidang pembelajaran dengan lebih mengoptimalkan di teknologi Informatika menyesuaikan diri semua aktifitas dimulai dengan serba digital. Keetika kita dapat memanfaatkan berbagai ilmu sains dan teknologi maka itu semua menjadi sebuah peluang dalam pengembangan sebuah Perguruan Tinggi. Terbukti selama pandemi covid19 animo masyarakat mendaftar di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta naik hingga 100%. SDM kami khususnya dosen perguruan tinggi harus berinovasi dan melek IT dalam pengembangan dan sebagian besar harus meningkatkan kemampuan salah satunya menyelesaikan studi hingga S3. Mahasiswa ITS PKU Muhammadiyah surakarta kami dorong untuk aktif berorganisasi untuk melatih kemampuan leadership dan adaptif dalam perkembangan jaman.

ITS PKU Muhammadiyah surakarta diawali dari kesehatan dan mayoritas 80% di huni oleh perempuan. Dan Pimpinan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta selalu membuat inovasi dan harus berbeda dengan Perguruan Tinggi yang lainnya. Salah satunya membuat keputusan mendirikan prodi DIV Elektromedis dan DIV Anestesiologi dimana masih langka dan dibutuhkan lapangan pekerjaan. Program ini adalah program yang ambisius dan prestisius.

Seorang perempuan yang berkarir di sebuah perguruan Tinggi harus dapat seimbang dalam berkarya, berkreasi dan berinovasi tanpa harus meninggalkan kepentingan keluarga. Waktu untuk keluarga dengan quality time harus dimanfaatkan dengan sebaik baiknya disamping saat kita juga berpikir untuk kepentingan ummat dan perguruan tinggi.

Closing Statment :
Dalam menyelesaikan masalah dalam keluarga peran ibu sangat penting maka semua di kembalikan dengan berpegang agama. Apabila ada laki-laki belum bisa menempatkan wanita itu sama bisa dikatakan laki-laki tersebut masih kurang dalam pemahaman agamanya, karena wanita mempunyai kedudukan yang sama di mata Allah Swt asalkan apa yang dilakukan itu bernilai positif. Bahwa aktualisasi dirikita yang positif akan menjadikan aura positif bagi suami kita. Mari kita buktikan bahwa wanita bisa menjadi teman, sahabat tempat diskusi bisa mentransfer energi positif bagi para suami dan laki-laki. Kadang kekuatan wanita disaat tertentu bisa menjadi pengambil keputusan dalam keluarga walupun dalam dirinya ada sisi lembut dan manja kepada suami. Walaupun seperti itu surga wanita ada di suami maka tetap harus taat kepada wanita.

Jadilah seorang wanita yang baik dan sholihah. Dan sebagai rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta saya mempunyai mimpi ITS PKU sebagai bagian dari persyarikatan Muhammadiyah saya berharap seluruh komponen di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta khususnya para ibu ibu membangun jati diri  semangat dengan kompetensi wanita sebagai pribadi yang tangguh membangun bangsan dan negara dan menjadi inspirasi dengan segala kehebatannya.***


BAGIKAN

BERI KOMENTAR