Selasa, 24 November 2020
Sosok Inspirasi

ITS PKU Muhammadiyah Wisuda 219 Lulusan

Sabtu, 21 November 2020
Eko Prasetyo/KISUTA.com

KISUTA.com - Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah menggelar wisuda di Hotel Best Western, Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu (21/11/2020). Sebanyak 219 lulusan mengikuti wisuda luring dan daring. Selain itu, protokol kesehatan dijalankan secara ketat. Prosesi wisuda ini turut dihadiri Ketua Koordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah Prof. DYP Sugiharto. 

Sebagai apresiasi, wisudawan terbaik mendapatkan Beasiswa lazisMu sang Surya dan Beasiswa Wisudawan terbaik. Sebanyak 219 calon wisudawan berasal dari  Program studi S1 Ilmu Gizi reguler sebanyak 31 orang, S1 Gizi Transfer dari DKK Kota Sragen dan RSUD Kota Sukoharjo sebanyak 27 orang, Prodi DIII Keperawatan sebanyak 145 orang, dan Prodi DIII Kebidanan sebanyak 16 orang. 

Selain itu, sebanyak 140 wisudawan memperoleh predikat cumlaude. Yakni wisudawan terbaik di Prodi S1 Gizi diraih oleh Beta Muchrizki dengan indeks Penilaian Kumulatif (IPK) 3,93; Aprilia Miranti dengan IPK 3,84 dan Evadyahayu Dewi N.N dengan IPK 3,79. Untuk prodi DIII Keperawatan diraih oleh Elsa Fitria Dewi dengan IPK 3,97; Ema Tiana Wahyuningsih dengan IPK 3,96 dan Nanda Permata Putri dengan IPK 3,92. Sedangkan prodi DIII Kebidanan diraih oleh Annisa Ayudya Utama IPK 3,89; Iva Avivah dengan IPK 3,82 dan Santika Wijayanti Ayu Saputri dengan IPK 3,78. 

Rektor ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Weni Hastuti berpesan agar wisudawan selalu menjunjung nilai-nilai profesionalisme dan Keislaman. Dan mendorong lulusan untuk berkompetisi ditingkat nasional dan internasional. Meski di masa pandemi covid-19 wisudawan harus bisa menyesuaikan diri agar tidak tergilas dengan kondisi. 

"Saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di ITS PKU Muhammadiyah Surakarta. Pandemi 19 bukan berarti menjadikan kami pasrah dengan keadaan dan berhenti berkreasi. Justru situasi ini membuat kami semakin tertantang untuk terus berinovasi," katanya. 

Weni menjelaskan banyak capaian yang diraih ITS PKU Muhammadiyah selama Pandemi Covid-19. Seperti pelaksanaan Akreditasi Program Studi sebanyak 4 prodi dalam kurun waktu 1,5 bulan. Di mana S1 Terapan Keperawatan Anestesiologi terakreditasi B, padahal operasional baru berjalan dua tahun dan belum meluluskan. Prodi DIII Keperawatan dan DIII Kebidanan masih menunggu hasil. Weni optimis bisa mendapatkan nilai A. Selanjutnya menyusul D4 Teknik Elektromedik dan S1 Profesi Ners serta S1 Informatika.

Peminat juga mengalami peningkatan menjadi 400 mahasiswa baru. Untuk peningkatan minat tersebut, IT PKU Muhammadiyah telah menambah gedung baru dengan tiga lantai. Pihaknya juga telah meresmikan “Pusat CBT” yang dilengkapi dengan 100 komputer. Dan menjadi Tempat Uji Kompetensi Nasional bagi Tenaga Kesehatan. 

"Tentu hal ini semakin menambah deretan prestasi dan mendudukkan ITS PKU dalam perannya sebagai kampus unggulan yang menjadi pusat rujukan. Kami tengah mengusulkan untuk mendapatkan hibah alat kesehatan dari rumah sakit Tugu Rejo Semarang sudah disetujui oleh Gubernur Jawa Tengah,"ujarnya. 

Dengan hibah alat kesehatan tersebut memperkuat sarana pembelajaran laboratorium. Weni mengaku upaya peningkatkan kualitas dosen dilakukan. Dengan tambahan satu Doktor pengajar lulusan Management and Science University of Malaysia. Sehingga tahun ini akam ada empat Doktor baru. 

"Dengan penambahan pengajar yang kualifikasi pendidikan Doktor, tentu akan semakin meningkat kualitas pembelajaran yang akan diterima mahasiswa dan menjadikan Langkah untuk mencapai visi sebagai institut yang unggul akan mudah tercapai," katanya. 

Weni mengaku tengah mengembangkan Teknologi informasi dalam pembelajaran. Learning Management System (LMS) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, memungkinkan interaksi antara dosen dan mahasiswa, baik dalam proses perkuliahan, diskusi, dan ujian. Serta tidak mengharuskan tatap muka langsung. 

"Kami berupaya meningkatkan skema Beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa. Beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa diantaranya beasiswa PPA dan Bidikmisi dari Kemenristekdikti, Beasiswa dari Yayasan, dari Bank Rekanan, LAZIZMU, dan Beasiswa bagi Hafidz Qur’an dari ITS PKU serta sudah kami kembangkan Beasiswa dari Steakholder yg memesan lulusan kami," ujarnya.* Eko Prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR