Rabu, 20 Januari 2021
Sosok Inspirasi
Bima Maulana

Mahasiswa FISIP UNS Ini Juara News Anchor MAC #6

Senin, 12 Oktober 2020
Humas UNS

KISUTA.com - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Bima Maulana, berhasil menyabet juara favorit news anchor dalam ajang Magenta Announcer Competition (MAC #6), Senin (31/8/2020).

Prestasi Bima Maulana tidak saja mengharumkan nama UNS, namun dengan pencapaian tersebut mampu menunjukkan produktivitas dan semangat berkompetisi mahasiswa UNS di tengah pandemi Covid-19.

Dalam lomba yang digelar oleh Magenta Radio Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Bima Maulana, terlebih dahulu harus menyingkirkan puluhan peserta pada babak penyisihan. Pada babak ini, Bima Maulana, mengirimkan video berupa konten layaknya pembawa berita.

“Ada dua kategori, yaitu announcer dan news achor. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara perlombaan UNYFEST 2020 dimana para finalis memperebutkan Piala Rektor UNY,” ujar Bima Maulana, Senin (12/10/2020).

Usai melewati babak penyisihan, Bima Maulana yang merupakan jebolan FiestA Radio FISIP UNS ini, dinyatakan masuk ke dalam 20 finalis yang berkompetisi secara daring di hadapan dewan juri melalui sambungan_ Google Meet_ pada Minggu (30/8) lalu.

Saat ditanya mengenai ketatnya kompetisi MAC #6 ini, Bima Maulana mengiyakan pertanyaan tersebut. Baginya, finalis lain sangat kompetitif dan tidak kalah jago kala harus memposisikan diri sebagai pembawa berita.

“Jadi, saya perlu mempersiapkan diri dengan berlatih membaca berita, olah vokal, dan pernapasan, serta tidak mengonsumsi makanan berminyak,” terang Bima Maulana.

Bima Maulana juga mengatakan ajang MAC #6 tahun ini merupakan momen pertama kalinya meraih predikat juara favorit. Setelah pada tahun sebelumnya, ia juga berpartisipasi pada ajang yang sama, namun harus puas sebagai finalis.

Dengan prestasi ini, Bima Maulana yang sudah berkecimpung di dunia penyiaran sebagai penyiar berita di FISIP sejak tahun 2017 mengaku bersyukur pencapaian yang berhasil diraihnya. Ia berharap prestasi ini mampu memompa semangatnya untuk terus berkarya.

“Karena tahun lalu saya juga ikut kompetisi MAC#5 2019 sampai finalis. Saya mencoba lagi di tahun ini MAC#6 berkat Allah dapat juara favorit. Sangat bersyukur karena saingannya juga ketat dan menjadi batu loncatan saya agar terus semangat dan berkarya.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR