Kamis, 20 Januari 2022
Sosok Inspirasi

Tim PHP2D Universitas Muhammadiyah Surakarta Adakan Pengabdian Disabilitas

Rabu, 8 Desember 2021
Humas UMS

KISUTA.com - Tim Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan pelatihan servis motor modifikasi dan kursi roda bagi disabilitas di Desa Mlese, Kabupaten Klaten. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan kontribusi masyarakat.

"Program ini dibuat oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dengan memberikan dana hibah untuk kegiatan. Tim PHP2D harus mengajukan proposal kegiatan yang akan dilaksanakan dan setelah itu akan didanai," ungkap Ketua Tim, Sepfiana Dari Ningsih, di Kampus UMS, Selasa (7/12/2021).

Septifiana mengungkapkan, kegiatan tersebut memberikan peluang bagi mahasiswa untuk terjun ke masyarakat dengan program holistik dari pengembangan dan pemberdayaan desa. Untuk anggota tim terdiri atas 15 mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi, Pendidikan Akutansi, dan Pendidikan PPKN.

Tim yang di bimbing oleh Siti Azizah Susilawati S.Si.,M.P. juga meraih juara favorit kategori mitra, pada ajang pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa "Abdidaya 2021" yang diadakan oleh belmawa Kemdikbud pada tanggal 1 Oktober-6 Desember 2021.

"Ini suatu prestasi yang sangat ditunggu-tunggu karena abdidaya ini adalah puncak perdana PHP2D. Kalo pimnas dan lain-lain itu sudah lama. Alhamdulillah dari 9 tim UMS, 1 tim mendapatkan juara favorit. Itu suatu kebanggan buat kami," ungkap Ir. Muhammad Al Fatih., ST. MT selaku Kabag Penalaran Kreativitas dan Softskill.

Dengan adanya pengabdian tersebut, lanjut dia, mahasiswa diharapkan bisa menerapkan dan mengamalkan pelajaran serta pengalaman dalam berkolaborasi dengan teman-teman disabilitas dan menjadi pelecut ke depannya, agar mendorong pada tahun berikutnya supaya kita lebih berprestasi lagi di Abdidaya.

Banyak hal yang dapat diteladani dari pengalaman hidup sehari-hari, bagaimana mereka membangun ketangguhan dengan segala keterbatasan.* Eko Prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR