Selasa, 21 September 2021
Sosok Inspirasi

UNS Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Mastel

Jumat, 23 Juli 2021
Ist.

SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menandatangani nota kesepahaman dengan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel). Penandatangan nota kesepahaman dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom Could Meeting pada Jumat (23/7/2021). Acara tersebut dihadiri oleh 61 peserta yang terdiri dari perwakilan pihak UNS dan Mastel.

Nota kesepahaman tersebut mencakup penyusunan modul ajar tentang kesadaran ekonomi digital, etika sosial digital, dan budaya digital. Adapun, kerja sama tersebut bertujuan untuk menyusun modul ajar yang komprehensif mengenai kesadaran ekonomi digital, etika sosial digital dan budaya digital, menggunakan modul ajar tersebut untuk pembelajaran dalam perkuliahan, pelatihan dan keperluan lain yang disepakati kedua belah pihak serta mendiseminasikan modul ajar tersebut kepada pemangku kepentingan terkait.

Mastel merupakan lembaga nirlaba yang menjadi wadah berkomunikasi serta bertukar informasi bagi seluruh pemangku kepentingan di bidang teknologi informasi, komunikasi dan penyiaran (Telematika) yang terdiri dari pelaku usaha, organisasi, asosiasi dan profesional. Selain itu, Mastel juga berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakat dan pelaku usaha di bidang Telematika.

Dalam sambutannya, Prof. Jamal Wiwoho, S.H., M. Hum. mengajak hadirin untuk membangun ekosistem kerja sama.

“Mari bersama-sama membangun sebuah ekosistem kerja sama dengan mengembangkan literasi digital untuk mendukung pelaku seni dan budaya,” ujar Prof. Jamal.

Prof. Jamal berharap agar acara penandatanganan nota kesepahaman ini dapat terimplementasikan dengan baik.

“Saya sangat berharap seremoni pada pagi hari ini, jangan hanya sekadar disaksikan oleh banyak orang, tetapi jauh lebih penting, bisa diimplementasikan dengan baik,” lanjutnya.

Menanggapi sambutan renyah Prof. Jamal, Sarwoto Atmosutarno selaku Ketua Umum Mastel juga berharap agar penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi sarana guna mendukung kesuksesan dalam kontribusi literasi digital.

“Semoga nota kesepahaman ini menjadi sarana untuk mendukung kesukseskan kita berkontribusi mendukung literasi digital ke arah yang baik,” tutur Sarwoto.

Kegiatan penyusunan modul ajar mengenai kesadaran ekonomi digital, etika sosial digital dan budaya digital dilakukan mulai bulan Agustus 2021 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2021. Adapun, pihak yang terlibat dalam program ini adalah S1 Manajemen, S1 Ekonomi Pembangunan, D3 Keuangan dan Perbankan, D3 Manajemen Bisnis dan PUI Center for Fintech and Banking. Selain itu terdapat pula Prodi S1 Ilmu Komunikasi, S1 Sosiologi, S1 Psikologi, D3 Komunikasi Terapan, S-1 Sastra Daerah, S-1 Sastra Indonesia, S-1 Ilmu Sejarah dan PUI Javanologi.* Eko Prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR