Kamis, 26 November 2020
Herbal & Kesehatan
Lobak

Sayuran “Menyengat” yang Kaya Khasiat

Kamis, 22 Oktober 2020
Ist.
LOBAK merupakan salah satu tanaman obat yang cukup penting. Banyak khasiat yang didapat dengan mengonsumsi sayuran yang mirip wortel ini.*

KISUTA.com - Lobak (Raphanus sativus) merupakan tumbuhan semusim yang masih sekeluarga dengan kobis dan brokoli. Ciri khasnya memiliki ketinggian sekitar 1 meter dengan batang yang lunak membentuk umbi bewarna putih pucat. Ciri khas utama adalah rasanya yang sedikit pedas dengan bau khas yang agak menyengat.

Selama ini masyarakat belum banyak memanfaatkan lobak sebagai konsumsi sehari-hari. Alasannya karena lobak rasanya agak pedas dan baunya tajam. Padahal lobak sangat kaya dengan zat yang baik untuk kesehatan. Sayuran ini kandungan kalorinya rendah, tetapi mineral dan vitamin C-nya tinggi.

Bahkan, di India dan Cina, lobak merupakan salah satu tanaman obat yang cukup penting. Lobak dapat digunakan sebagai pengobatan tunggal atau dapat juga dikombinasi dengan bahan-bahan lain.

Banyak khasiat yang didapat dengan mengonsumsi sayuran yang mirip wortel ini. Di antaranya dapat memperhalus kulit, melancarkan pencernaan, memperlancar peredaran darah, pelangsingan, juga menetralisir racun rokok. Lobak juga berkhasiat mengatasi berbagai penyakit, seperti flu, hipertensi, asma, maag, dll. Berikut beberapa resep obat dari lobak.

Memperhalus kulit: Vitamin C yang terkandung di dalam lobak berkhasiat sebagai antioksidan dan dapat menghambat senyawa melanin. Agar mempunyai kulit yang halus, sering-seringlah mengonsumsi lobak. Bisa dalam berbagai jenis masakan.

Melangsingkan tubuh: Lobak dapat digunakan untuk pelangsingan karena lobak dapat mengurangi nafsu makan karena mengandung enzim diastase yang dapat melancarkan pencernaan dan menghalangi penumpukan lemak dalam jaringan tubuh. Rutinlah mengonsumsinya, bisa dalam berbagai jenis masakan.

Menetralisir racun rokok: Kandungan minyak atsiri, rafanol dan rafarin dapat menetralisir racun rokok. Untuk mengatasi rasa sesak atau penyakit paru akibat terlalu banyak merokok dapat menggunakan perasan air lobak. Minumlah air perasan lobak sekali tiap tiga bulan.

Mengatasi gangguan pencernaan: 200 gram lobak dan 2 buah plum asam dimasak menjadi kuah lobak plum. Minum 1-2 kali sehari.

Mengatasi Hipertensi: 100 gram lobak dan 50 gram seledri dijus, lalu diminum.

Mengatasi asma: 2 buah lobak dijus, lalu direbus bersama 2 sendok makan madu. Minum selagi hangat.

Mengatasi flu: 250 gram lobak yang telah diiris tipis direbus bersama gula pasir. Minum selagi hangat.

Mengatasi batuk rejan: 1 buah lobak, 2 sendok makan madu, dan 5 butir lada putih dibuat tim, lalu dimakan.* Ki Suta – kisuta.com


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR