Kamis, 2 Juli 2020
Herbal & Kesehatan

Trend Bersepeda, Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

Sabtu, 27 Juni 2020
IST.

KISUTA.com - Tren bersepeda semakin meledak seiring dengan pemberlakuan pembatasan alat transportasi umum selama pandemi virus corona.

Tidak hanya di Indonesia, menjamurnya pengguna sepeda selama pandemi Covid-19 ini terjadi di banyak negara.

Toko-toko sepeda dilaporkan mengalami peningkatan penjualan hingga kehabisan stok.

Tidak hanya itu, bengkel-bengkel sepeda kebanjiran pesanan untuk memperbaiki sepeda rusak.

Bersepeda disebut sebagai alternatif alat transportasi yang lebih aman ketimbang angkutan umum.

Selain sebagai alat transportasi, sepeda menjadi salah satu sarana olahraga untuk membuat tubuh bugar.

Kendati demikian, di tengah pandemi corona ini, tentu pesepeda juga harus mengikuti protokol yang berlaku.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini tips aman bersepeda di tengah pandemi Covid-19.

1. Patuhi Protokol Kesehatan

Meski terbilang lebih aman daripada naik angkutan umum, bersepeda tetap saja berpotensi mengantarkan seseorang tertular virus jika yang bersangkutan tidak menjaga diri.

Oleh karenanya, seseorang harus tetap menjalankan protokol kesehatan standard Covid-19 saat bersepeda.

Hal itu dilakukan dalam rangka mencegah penularan virus yang keberadaannya tidak kasat mata itu.

2. Tetap Kenakan Masker

Masker berfungsi sebagai penghalau debu ketika seseorang sedang bersepeda di tengah kemacetan kota.

Pada masa pandemi Covid-19, penggunaan masker bisa berguna untuk mencegah potensi penularan virus saat berada di jalan.

Sebagaimana imbauan pemerintah, orang yang keluar rumah diharapkan selalu mengenakan masker.

Namun, mungkin penggunaan masker akan menyulitkan diri untuk bernapas ketika tubuh sedang berpacu, misalnya saat akselerasi atau menanjak.

Untuk itu, sebaiknya gunakan masker berbahan tipis, atau copot sejenak jika sedang menggowes kencang.

3. Jaga Jarak Fisik

Jaga jarak fisik adalah aturan dasar dalam pencegahan penularan Covid-19.

Tidak hanya ketika sedang di dalam ruangan, bersepeda hendaknya mematuhi aturan ini.

Terlebih bagi para pesepeda yang bersepeda secara bersama-sama, lebih baik kurangi jumlah kerumunan.

Cara lainnya adalah dengan menghindari rute-rute tempat yang berpotensi terjadi keramaian atau kerumunan.

4. Membawa Hand Sanitizer

Para goweser baiknya membawa hand sanitizer setiap sedang bersepeda.

Ini menjadi salah satu upaya agar tangan senantiasa bersih pada saat sedang bersepeda.

Hand sanitizer adalah alternatif untuk cuci tangan jika tidak memungkinkan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

5. Patuhi Rambu-Rambu Lalu Lintas

Meskipun sepeda bukan kendaraan bermotor yang relatif lebih leluasa dalam menggunakan jalan, itu bukan alasan bagi pesepeda untuk tidak mematuhi rambu-rambu jalanan.

Misalnya, bersepeda melawan arus, itu adalah tindakan yang kurang bijaksana karena selain membahayakan diri sendiri, juga membahayakan sesama pengguna jalan.

Harus selalu diingat, melanggar aturan umum lalu lintas bisa memicu kecelakaan yang lebih besar.

Beberapa tips lain untuk bersepeda di tengah pandemi Covid-19 juga dibagikan akun Instagram @sonjo.jogja, yakni sebagai berikut.

- Menggunakan masker bedah, kecuali saat akselerasi/menanjak/atau di alam bebas seperti area persawahan;

- Usia di atas 50 tahun atau memiliki riwayat penyakit jantung, jika merasa sesak napas dan detak jantung mendekati limit, diharuskan mengurangi kecepatan dan membuka masker sejenak;

- Disarankan menggunakan kacamata, namun tidak wajib;

- Bersepeda dalam kelompok maksimal 5 orang saja, beriringan dengan jarak 2-3 meter;

- Saat beristirahat jangan bergerombol dengan kelompok lain, dan tetap jaga jarak satu sama lain;

- Hindari kontak fisik seperti bersalaman;

- Asuplah makanan yang panas, fresh, dan cukup tidak berlebihan;

- Cuci tangan sampai lengan bawah sebelum dan sesudah istirahat makan;

- Setibanya di rumah, mandi dan cuci semua pakaian yang digunakan, dan gantilah dengan pakaian yang bersih sebelum melanjutkan aktivitas lain.* harie – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR