Jumat, 30 Oktober 2020
Unik Menarik

Cara Kota Bandung Sejahterakan Guru Honorer

Kamis, 18 Juni 2020
Humas Pemkot Bandung
WAKIL Wali Kota Bandung, Yana Mulyana ketika menerima kunjungan silaturahmi PGRI Jabar.*

KISUTA.com - Peradaban suatu kota ditentukan oleh guru. Oleh karenanya, Pemkot Bandung siap berkolaborasi bersama PGRI Jabar guna memberikan perhatian khusus bagi para guru termasuk guru honorer.

Ini dikemukakan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana ketika menerima kunjungan silaturahmi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Barat di Balai Kota Bandung, Kamis (18/6/2020).

"Pada prinsipnya kami siap berkolaborasi. Alhamdulillah salah satu program Pemkot Bandung diapreisasi oleh PGRI Jabar. Salah satunya guru horoner standarnya UMR," ujarnya.

Dikatakan Kang Yana, langkah Pemkot Bandung untuk guru honorer, yaitu menerapkan sistem outsourcing. "Ke depan itu ada role model. Nanti sistemnya outsourcing," cetusnya.

PGRI Jabar sangat mengapresiasi Pemkot Bandung karena telah melakukan terobosan baru menyejahterakan para guru honorer.

"Salah satunya dengan mengikuti standar Upah Minimum Kerja (UMR) Kota Bandung,” kata Ketua PGRI Jabar, Dede Amar saat kunjungan tersebut.

Menurut Dede, daerah lain perlu mencontoh upaya yang telah dilaksanakan Pemkot Bandung. Tujuannya agar para guru honorer bisa lebih sejahtera.

"Kita coba bentuk dengan cara outsourcing, honornya UMR. Ini agak beda dengan yang lain. Nanti kami kembangkan di Jawa Barat dan diterapkan di kota lain untuk ditiru. Mudah-mudahan ini akan berjalan dengan baik dan diterima," demikian Dede.* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR