Sabtu, 19 September 2020
Unik Menarik
Dr. Muhammad Taufiq .SH MH: Terbukti Palsukan Tanda Tangan Dukungan Cawalkot Solo

Coret Pasangan Bajo, Pecat Komisioner KPU Solo

Kamis, 6 Agustus 2020
Ist.
PAKAR Hukum yang juga Ketua Ikadin Cabang Surakarta, Dr. Muhammad Taufiq, SH MH.*

KISUTA.com - Pakar Hukum Dr. Muhammad Taufiq, SH MH meragukan surat KPU yang menyebut pasangan calon Walikota (Cawalkot) Solo, Bajo lolos verifikasi faktual. Sebab sangat tidak mudah dalam waktu seminggu mencukupi 15 ribu KTP. Selain tidak terlihat secara terbuka kapan pasangan Bajo mengumpulkan tanda tangan dan sosialisasi dukungan.

"Jumlah 15 ribu KTP itu bukan barang mudah,harus cek list satu-satu dan tanda tangan basah," ujar Muhammad Taufik yang juga Ketua Ikadin Cabang Surakarta kepada wartawan, di ruang kerjanya, Solo, Kamis (6/8/2020).

Menurut Taufik, Petugas KPU tidak mampu melakukan itu. Alasan bukan tanpa sebab. Alam yang juga calon pasangan lain, sudah mengikuti aturan KPU tidak mampu mengumpulkan sebanyak itu.

"Sisi lain saya punya bukti ada kepala keluarga di Mojosongo bernama Bagyo dan Halim di Laweyan tidak pernah menyerahkan KTP apalagi pernyataan dukungan namun ia ada dalam surat dukungan pasangan Bajo," ungkapnya.

Taufik berniat melaporkan petugas coklit dan Pasangan Bajo ke polisi. Mereka diancam pasal 185 tentang kecurangan dan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dengan ancaman 5 tahun denda 700 juta. Taufiq yakin KPU sengaja meloloskan Bajo agar Pilkada 2020 Kota Solo Gibran tidak melawan kotak kosong.

"Saya minta KPU mencoret tanpa harus menunggu putusan pengadilan. Pada bagian lain saya juga akan mengadukan tidak jujurnya KPU Solo kepada DKPP agar komisioner KPU SOLO dipecat," tandasnya.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR