Kamis, 22 Oktober 2020
Unik Menarik
Idiiih...

Kala Cecep Cicipi 13 Siswinya

Kamis, 30 Oktober 2014

BERDALIH bisa meramal nasib, guru SMP di Kota Bandung malah melakukan aksi cabul terhadap belasan siswinya. Modus yang dilakukan guru honorer cabul ini memanggil siswi saat jam pelajaran kosong atau istirahat untuk diajak ke kelas.

Dikabarkan merdeka.com, guru cabul bernama Cecep (53) akhirnya ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung lantaran laporan korban.

Cecep sebelum ditangkap 29 Oktober kemarin sempat melakukan pelarian ke Cianjur, Jawa Barat. "Namun akhirnya pelaku berhasil kita tangkap di Cianjur," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Ngajib di Mapolrestabes Bandung, Kamis (30/10/2014).

Ngajib menerangkan, aksi guru honorer cabul ini dilakukan selama September 2014 lalu. Modus yang dilakukan tersangka ini memanggil siswi ke dalam kelas saat jam pelajaran kosong atau istirahat. "Tersangka memanggil siswi ke kelas dengan janji akan diramal. Siswi ini diraba payudara dan bagian selangkangan," ungkapnya.

Dari laporan yang diterima, korban dari perlakuan cabul guru tersebut, ternyata tidak sedikit. Sepanjang September ini tercatat korban mencapai 13 orang. "Setelah diperiksa ada 13 korban," katanya.

Cecep yang sudah 7 tahun mengabdi jadi guru honorer ini menyesali perbuatan cabulnya tersebut. "Saya khilaf," katanya singkat.

Niat mencabuli korbannya itu, kata dia, lantaran selama ini banyak anak didiknya yang curhat kepadanya. Dari situ dia mengelabui korban dengan bisa berpura-pura meramal. "Saya mengaku bisa meramal dengan melihat garis tangannya," ujarnya. Kemudian, dia meraba-raba payudara dan kemaluan para siswinya itu.

Kegaduhan di sekolah terjadi. Dari situ Cecep melarikan diri ke Cianjur. "Akhirnya saya kabur untuk menenangkan diri ke Banten, dan terakhir ke Cianjur," ucapnya.* das - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR