Kamis, 6 Agustus 2020
Unik Menarik
Idiiih...

Main Seks dengan Anak Asuhnya, Pengasuh Anak Ini pun Hamil

Rabu, 20 Mei 2020

KISUTA.com - Wanita muda pengasuh anak ini terlalu jauh "mengasuh" anak asuhannya. Mengajak anak asuhannya melakukan hubungan seks, wanita ini pun mengandung anak dari anak asuhnya itu. Duh...

Dilansir Daily Mirror, pengasuh bernama Leah Cordice (20) mengandung janin dari hubungan seksualnya bersama bocah lelaki yang berusia 13 tahun, yang tak lain anak asuhannya.

Cordice diketahui keluar untuk minum-minuman keras pada suatu malam sebelum masuk ke kamar bocah lelaki yang diasuhnya dan melakukan pelecehan seksual kepada bocah itu di sana.

Cordice yang sebelumnya telah mempelajari pola asuh terhadap anak dan bekerja di tempat pengasuhan anak setempat menolak laporan tuduhan pelecehan seksual itu, dia justru berbalik menyerang dengan mengatakan kalau dirinya diperkosa bocah itu.

Cordice telah divonis melakukan serangkaian aktivitas seksual dengan anak di bawah umur pada lima kejadian atau peristiwa. Dia diminta untuk muncul di pengadilan Reading Crown, Inggris untuk pemutusan hukumannya, Senin (18/5/2020).

Sementara itu, bocah 13 tahun yang menjadi korban pelecehan itu didiagnosis mengalami gangguan psikis ketika mengetahui kalau anak dari hasil hubungannya dengan pengasuh yang telah menikah itu diambil oleh pihak layanan sosial.

Bocah lelaki itu mengatakan di pengadilan kalau dia tidak bisa melihat anaknya dan tidak diberi kesempatan untuk berinteraksi lebih lanjut dengan bayinya itu. "Melihat bayi saya lahir dan kemudian mengetahui dia direnggut dari saya sangat sulit untuk dapat diterima."

Menurut anak lelaki itu, dia merasa seperti dihukum atas apa yang telah dia jalani selama ini. Dia berharap di masa depannya, dia bisa melupakan masa lalunya dan memiliki hubungan baik dengan anaknya.

Selama persidangan, Hakim mendengarkan hasil wawancara polisi terhadap bocah itu. Anak lelaki itu menceritakan bagaimana dia dilecehkan, dimulai ketika Cordice mencoba memeluk dan menciumnya sebelum akhirnya melepas celana panjangnya.

Di sisi lain, para juri di persidangan telah diberitahukan juga bagaimana Cordice yang mengasuh bocah 13 tahun itu mengirim pesan-pesan teks yang memanggil anak itu 'imut' dan memberinya uang untuk membeli cemilan.

Ibu korban anak laki-laki itu kemudian mengadu ke polisi. Leah Cordice pun ditangkap di rumahnya di Windsor dan dia kemudian diwawancarai dengan saksama. Dia telah memberikan pernyataan yang dia siapkan, menyangkal kontak seksual dengan korban dan menambahkan, "Dia (korban) selalu naksir padaku dan akan selalu membuat pernyataan yang tidak pantas dan melakukan hal-hal yang tidak pantas seperti mencengkeramku dan menggangguku."

Dia membantah bahwa korban adalah ayah dari anaknya tetapi tetap dipaksa untuk mengambil tes DNA yang menunjukkan hasil sesungguhnya. Dan memang, anak laki-laki itu ayah sang janin.

Cordice, yang sejak saat itu mewarnai rambutnya dengan warna merah, menghadapi persidangan dua minggu di Reading Crown Court. Setelah itu seorang juri menghukumnya atas satu tindakan seksual dengan seorang anak yang terjadi beberapa kali dan dengan seorang anak lain ketika Cordice berusia 17 tahun.

Untuk sebuah kasus yang memiliki beragam kejadian, Hakim Clarke menjatuhkan hukuman 30 bulan penjara bagi Cordice di Penjara Young Offenders, penjara untuk anak usia 15-21 tahun dan mengatakan dia akan dikenai Sexual Harm Prevention Order (SPHO) yang merupakan Perintah Pencegahan Kerugian Seksual selama 10 tahun dan harus masuk ke Daftar Pelanggar Seks.* das - kisuta.com


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR