Rabu, 5 Agustus 2020
Unik Menarik

Pemprov Jabar Siapkan Rp26 Miliar untuk Insentif dan Santunan Tenaga Medis

Rabu, 1 Juli 2020
dok.BIN
TENAGA medis mengambil sampel darah warga dalam kegiatan pemeriksaan Covid-19 di Bandung, Kamis (25/6/2020).*

KISUTA.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menyiapkan dana Rp26 miliar untuk pemberian insentif dan santunan bagi tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19, kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad.

"Sebanyak Rp23 miliar untuk insentif dan Rp3 miliar untuk santunan kematian nakes yang gugur selama pandemi," katanya di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa.

Daud menjelaskan pula bahwa dana penanggulangan Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah terserap sekitar Rp1,423 triliun, paling banyak untuk program jaring pengaman sosial.

"Diserap untuk social safety net (jaring pengaman sosial) atau bansos Rp1,158 triliun. Untuk alat-alat kesehatan sebesar Rp248 miliar," katanya.

"Tahap ke dua (penyaluran bansos) ada penggantian dari telur ke susu plus masker. Nilai substitusi dari telur, jadi tidak akan mengurangi nilai rupiahnya," ia menambahkan.

Hingga Selasa (30/6/2020) petang, jumlah akumulatif pasien Covid-19 di Jawa Barat sebanyak 3.134 orang.

"Meninggal tidak bertambah dari 175, yang sembuh bertambah dua orang sekarang menjadi 1.522. Semoga angka yang meninggal tidak bertambah, yang sembuh lebih banyak lagi," kata Daud.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan yang masih diawasi sebanyak 1.208 orang dan jumlah orang dalam pemantauan yang kondisinya masih dipantau sebanyak 2.625 orang.* harie – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR