Kamis, 2 Juli 2020
Unik Menarik

Perpustakaan UMS Jalani Akreditasi secara Online, Visitasi Asesor Dilakukan Daring

Senin, 29 Juni 2020
Eko Prasetyo/KISUTA.com

KISUTA.com - Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjalani akreditasi secara online. Para asesor mengikuti seremoni serta mendengarkan paparan dan penjelasan. Visitasi (kunjungan) ke sejumlah titik yang diperlukan secara daring.

"Biasanya, untuk akreditasi dilakukan secara tatap muka. Kunjungan atau visitasi ke titik-titik lokasi yang perlu diperiksa dilakukan secara langsung. Tetapi dengan adanya wabah Covid-19 dan saat ini masih tahap new normal maka visitasi ke perpustakaan UMS harus dilakukan secara online," ungkap Kepala Perpustakaan UMS, Mustofa, SE kepada wartawan, di Kampus UMS, Pabelan - Kartasura, Sukoharjo, Senin (29/6/2020).

Menurut Mustofa, seharusnya akreditasi dilakukan di awal tahun. Namun harus tertunda karena hadirnya pandemi Covid-19 yang menyerang Indonesia dan belahan dunia lain. "Walau saat ini sudah New Normal tapi kita tetap memberlakukan protokol kesehatan yang akhirnya para asesor memutuskan untuk akreditasi tersebut dilakukan secara online via Zoom," ungkapnya.

Lebih lanjut Mustofa mengatakan, akreditasi online untuk perpustakaan kampus UMS tersebut adalah yang pertama bagi perguruan tinggi di Indonesia. "Kita ini perpustakaan perguruan tinggi pertama yang melakukan akreditasi secara online," kata Mustofa.

Mustofa mengatakan, meskipun kreditasi online, bukan berarti lebih mudah. Pasalnya, belum ada model akreditasi online untuk perpustakaan. "Malah kita sedikit repot karena harus bisa menunjukkan bukti-bukti fisik dari 6 komponen yang ada di borang sesuai dengan permintaan asesor secara online. Visitasi online ini perlu merancang cara khusus agar lancar dan bisa dipahami oleh asesor," ungkapnya.

Sehingga, untuk visitasi online Tim Perpustakaan UMS yang dibantu Tim PH Humas Ums berusaha keras bagaimana cara agar asesor bisa melihat bukti fisik yang ada di Perpustakaan UMS. Sehingga Tim memutuskan menggunakan tiga kamera video sekaligus, di mana satu kamera untuk shooting meeting room dan dua kamera untuk keliling area perpustakaan dengan dipandu oleh masing-masing host.

"Para host tersebut memandu tim Asesor melalui vlog untuk mengunjungi 6 komponen utama untuk penilaian. Adapun 6 komponen tersebut antara lain : (1) Koleksi, (2) Sarana dan Prasarana, (3) Pelayanan Perpustakaan, (4) Tenaga Perpustakaan, (5) Penyelenggaraan dan Pengelolaan, dan (6) Komponen Penguat," jelas Kepala Perpustakaan UMS.* eko prasetyo - kisuta.com


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR