Senin, 26 Oktober 2020
Unik Menarik
Jabar Tangani Covid-19

Pikobar Buka Pendaftaran Relawan Medis Hingga 31 Oktober 2020

Jumat, 16 Oktober 2020

KISUTA.com - Pandemi Covid-19 merupakan masalah bersama. Penanganannya pun perlu kerja Bersama. Salah satunya peran relawan yang menjadi garda terdepan dalam memerangi virus menyengsarakan ini.

Pemprov Jawa Barat melalui Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar) membuka rekrutmen relawan medis untuk penanganan Covid-19 di Kota Depok. Pendaftaran relawan dibuka hingga 31 Oktober 2020.

"Pendaftaran relawan medis dibuka setelah Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar dan Kota Depok mengajukan agar pendaftaran relawan dilakukan untuk mempercepat penanganan Covid-19," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar, Setiaji.

Adapun formasi relawan medis yang dibutuhkan adalah tenaga teknis kefarmasian, radiografer, fisioterapi, dokter telekonsultasi, perawat (S1 Ners), tenaga apoteker, tenaga sanitasi lingkungan, nutrisionis, perawat (D3 keperawatan), dokter umum, dan ahli teknologi laboratorium.

Warga Jabar maupun luar Jabar yang tertarik pun bisa melihat detail tugas, kriteria relawan, metode briefing, hingga perlengkapan relawan di keterangan masing-masing formasi dengan mengakses fitur Daftar Relawan pada aplikasi maupun website PIKOBAR atau mengunjungi https://indorelawan.org/p/pikobar.

Setiaji mengatakan, tahapan pertama rekrutmen adalah pengisian formulir (screening). Setelah itu, pendaftar akan melakukan wawancara dengan Dinkes Jabar maupun Dinkes Kota Depok. Formasi relawan sendiri ditentukan sesuai kebutuhan lapangan.

"Daerah lain pun dapat membuka pendaftaran relawan medis melalui Pikobar dengan mengajukan permohonan," ucapnya.

Setiaji pun mengajak warga Jabar yang memenuhi kriteria relawan medis di Kota Depok untuk mendaftarkan diri. Sebab, kata ia, pandemi Covid-19 merupakan masalah bersama.

Oleh karena itu, menurut Setiaji, dibutuhkan kerja sama dan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk menangani pandemi Covid-19 bersama-sama.

"Harapannya dengan rekrutmen ini, kami bisa mengajak masyarakat untuk bahu-membahu bersama kami untuk dapat menangani pandemi ini," katanya.

Setiaji menyatakan, pandemi Covid-19 adalah perang bersama. Sehingga, tugas berperang membela negara tak hanya tugas pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat atau siapa pun dengan caranya masing-masing.* Dadang Sutarjan - kisuta.com


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR