Jumat, 18 September 2020
Unik Menarik

Pimpinan UNS yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Senin, 27 Juli 2020
Humas UNS
REKTOR UNS, Prof. Jamal Wiwoho.*

KISUTA.com - Salah satu pimpinan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala dan mulai menjalani perawatan di RS UNS tanggal 21 Juli 2020 dinyatakan sembuh. Hal tersebut disampaikan Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho saat menggelar jumpa pers secara daring, Senin (27/7/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Jamal mengatakan bahwa pada Kamis (23/7/2020) yang bersangkutan diambil swab yang kedua. Kemudian pada Jumat (24/7) dinyatakan hasilnya negatif.

"Dan Sabtu (25/7) beliau sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang. Kondisinya sudah sehat, saat ini yang bersangkutan masih saya imbau untuk istirahat di rumah atau WFH dulu sekitar tiga hari, baru setelah itu bisa kembali bekerja bersama-sama kami," terang Prof. Jamal.

Sementara itu, Direktur RS UNS, Prof. Hartono menambahkan, bahwa sejak Laboratorium Covid-19 RS UNS menjalankan layanan pemeriksaan swab pada tanggal 13 April 2020 sampai dengan Senin (27/7), secara kumulatif sudah memeriksa sejumlah 12.488 sampel dan 1.827 sampel masih dalam proses. Ini meliputi sampel dari Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Surakarta dan sebagian daerah lain di wilayah Jawa Tengah.

"Hari ini tanggal 27 Juli 2020, RS UNS merawat 35 pasien yang terdiri dari 33 positif Covid-19 dan 2 menunggu hasil swab di bangsal lantai 7, lantai 5 dan di Rumah Singgah RS UNS. Pasien tersebut terdiri dari masyarakat umum dan tenaga kesehatan," ujar Prof. Hartono.

Kemudian selama bulan Juli 2020, RS UNS merawat 123 pasien positif Covid-19. Dari jumlah tersebut yang sudah dinyatakan sembuh dan pulang sebanyak 90 pasien.

"Lama perawatan rata-rata 6,5 hari. Lama perawatan terpendek 4 hari dan lama perawatan terlama 13 hari. Secara kumulatif sampai dengan Senin (27/7), RS UNS sudah merawat 141 pasien positif Covid-19," imbuhnya.

Dalam melaksanakan tugasnya, RS UNS di dukung oleh 660 tenaga medis dan paramedis. Dengan rincian dokter spesialis dan dokter gigi spesialis 41 orang, dokter umum 29 orang, dokter gigi 2 orang, paramedis 415 orang, non paramedis 168 orang dan direksi 5 orang.

"RS UNS senantiasa menjalankan prosedur sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan Covid-19," kata Prof. Hartono.

Pihaknya berharap masyarakat khususnya wilayah Surakarta dan sekitarnya untuk senantiasa hati-hati dan tetap menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan ditergen atau hand sanitizer sebagai bagian penting dari upaya pencegahan penularan Covid-19.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR