Minggu, 9 Agustus 2020
Unik Menarik
Fenomena Alam di Solo

Ribuan Cacing Mendadak Keluar dari Tanah

Senin, 20 April 2020
IST.

KISUTA.com - Dalam situasi yang penuh ketakutan gegara wabah corona, tiba-tiba orang-orang di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah, dikejutkan dengan kemunculan cacing dari dalam tanah dalam jumlah sangat banyak. Cacing keluar dari taman sekitar pasar itu, tak henti keluar dari pagi hingga siang pada Sabtu (18/4/2020) kemarin.

"Cacing ini muncul dari taman. Jumlahnya banyak sekali," kata Marsono, seorang pedagang bakso di Pasar Gede, yang menyaksikan kemunculan ribuan cacing itu seperti dikutip Kompas.com.

Saking banyaknya, kata Marsono, cacing yang keluar dari dalam tanah tersebut menyebar sampai ke jalur pejalan kaki dan jalan raya. Marsono sempat membersihkan cacing tersebut dengan cara menyapunya. Namun, cacing-cacing itu masih saja keluar dari dalam tanah. "Saya sapu cacing itu saya buang ke jalan raya," ujar dia.

Hingga siang hari, cacing itu masih terus keluar dari dalam tanah meskipun jumlahnya tidak sebanyak sebelumnya. Kemunculan cacing dari dalam tanah tersebut baru pertama kalinya terjadi selama dirinya berjualan di pasar peninggalan kolonial itu.

"Selama lima tahun saya di sini, munculnya cacing dari dalam tanah baru kali ini terjadi," kata Marsono.

Marsono mengatakan dirinya sempat tidak mau makan karena jijik melihat banyaknya jumlah cacing yang keluar dari dalam tanah itu.

Pakar Lingkungan Hidup dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prabang Setyono mengatakan, munculnya cacing dari dalam tanah dengan jumlah banyak itu diduga karena fenomena alam.

"Cacing itu habitatnya diagregat-agregat tanah. Sehingga bisa jadi yang pertama di situ kelembabannya telah terjadi perubahan drastis. Biasanya tanah itu berubah dari penghujan ke kemarau. Biasa begitu," ujar dia.

"Di dalam biasanya panas kelembabannya jelas berkurang. Biasanya cacing mesti keluar mencari perlindungan," katanya menambahkan.

Kemunculan cacing dari dalam tanah ini tidak hanya terjadi di Solo, tapi juga terjadi di beberapa daerah. Menurutnya, tahun lalu keluarnya cacing dari dalam tanah tak semerata tahun ini.

"Saya juga kaget kok merata ini. Kayaknya tahun ini ada sedikit anomali. Mungkin ada dinamika suhu tanah dari dalam. Disebabkan perubahan gunung-gunung yang dulunya dianggap tidur," ujar Prabang.* das - kisuta.com


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR