Kamis, 26 November 2020
Unik Menarik
Istighasah Kubro Sambut Hari Santri

Sejuta Santri Bervirtual, Bermohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Kamis, 22 Oktober 2020

Kendati digelar secara terbatas dan virtual, istighasah kubro berjalan khidmat. Para santri pun mengikuti acara istighasah kubro dengan khusyuk.

Humas Jabar
GUBERNUR Jabar, Ridwan Kamil menghadiri istigasah kubro menyambut Hari Santri Nasional dan Maulud Nabi Muhammad SAW di Pusdai Jabar, Rabu (21/10/2020).*

KISUTA.com - Menyambut Hari Santri Nasional dan Maulud Nabi Muhammad SAW, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Habib Luthfi bin Yahya, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar, menghadiri istighasah kubro di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Rabu (21/10/2020).

Karena dilakukan di tengah pandemi Covid-19, kegiatan digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat dengan tamu undangan terbatas. Sejuta santri mengikuti kegiatan ini secara virtual.

Dalam sambutannya, Emil mengajak seluruh santri dan warga memanjatkan doa kepada Allah SWT agar masalah bangsa, termasuk pandemi Covid-19, segera berakhir.

"Momen ini sangat tepat digelar sebagai bahan introspeksi kita dan mohon pertolongan kepada Allah SWT terkait masalah bangsa saat ini," kata Emil.

Menurut Kang Emil, Indonesia tengah diterpa ujian. Mulai dari pandemi Covid -19, bencana alam, sampai kondisi sosial politik. Dengan istighosah kubro, ia berharap permasalahan di Indonesia, khususnya Jabar, segera selesai dan kembali kondusif.

"Mudah-mudahan selepas ini kondisi Jabar lebih damai, kondusif, dijauhkan dari mara bahaya, dan pandemi Covid-19 segera berakhir," ucapnya.

Kendati digelar secara terbatas dan virtual, istighosah kubro berjalan khidmat. Para santri pun mengikuti acara istighosah kubro dengan khusyuk.

Kang Emil mengatakan, istighasah kubro dilaksanakan dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober.

"Itulah betapa pentingnya istighasah kubro ini walaupun kondisinya sekarang berbeda dengan sebelumnya karena pandemi Covid-19. Tapi, hal itu tidak mengurangi kekhidmatan," katanya.* Dadang Sutarjan - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR