Minggu, 20 September 2020
Unik Menarik

SKI FKIP UNS Bersama LAZIS UNS Berkurban ke Daerah Pelosok

Minggu, 2 Agustus 2020
IST.

KISUTA.com - Sentra Kegiatan Islam (SKI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS bekerja sama dengan LAZIS UNS melakukan rangkaian kegiatan kurban di daerah pelosok tepatnya di Dusun Jatinglasem RT 2 RW 1, Pablengan, Matesih, Karanganyar.

SKI FKIP bersama dengan LAZIS UNS, memilih untuk melaksanakan kegiatan kurban di daerah pelosok karena sering kekurangan hewan kurban. Di bawah Program Kerja (Proker) Bidang Sosial Masyarakat SKI FKIP UNS, kegiatan kurban ini rutin dilaksanakan setahun sekali.

"Adanya program kurban ini untuk pelaksanaan Proker SKI di bidang Sosma. SKI dimintai tolong dari LAZIS untuk menyalurkan kurban di daerah pelosok yang sering kekurangan," jelas Yusuf Rizal Mudhofar selaku Ketua Umum SKI FKIP UNS, Minggu (2/8/2020).

Selain SKI FKIP dan LAZIS UNS, menurut Yusuf, kegiatan kurban ini turut melibatkan masyarakat setempat. Mereka bersama-sama menyiapkan tempat kurban, hewan kurban, dan acara kajian. Pada tahun ini terdapat 4 ekor kambing yang disembelih di Dusun Jatinglasem dari pihak LAZIS dan SKI FKIP UNS.

Selain itu, sebelum kegiatan kurban berlangsung, pihak SKI FKIP UNS juga menggalang donasi yang terkumpul sebesar Rp1.500.000. Dana tersebut digunakan untuk membantu serangkaian acara kurban dan kajian seperti membeli protokol kesehatan yakni sabun untuk mencuci tangan dan hand sanitizer, membeli plastik untuk pembagian hewan kurban ke masyarakat, dan persiapan kajian.

Ketika melaksanakan kurban di tengah pandemi, tentu terdapat tantangan yang dirasakan oleh SKI FKIP juga LAZIS UNS. Seperti masalah perizinan yang harus melewati beberapa prosedur yang telah ditetapkan pemerintah.

"Masalah perizinan harus melewati berbagai prosedur yang banyak karena di tengah pandemi," kata Yusuf.

Yusuf berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Dusun Jatinglasem dan menumbuhkan jiwa sosial pada diri pengurus SKI FKIP UNS.

"Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan membuat pengurus SKI, rasa sosialnya bisa bertambah, juga sekalian belajar tentang kurban," pungkas Yusuf.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR