Kamis, 25 Februari 2021
Unik Menarik

Walikota Solo: Karantina Pemudik Tunggu Regulasi

Jumat, 11 Desember 2020
Humas Pemkot Solo
WALIKOTA Solo, FX Hadi Rudyatmo.*

KISUTA.com – Pemerintah kota Solo melalui Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo memang awalnya mencanangkan pembatasan terkait penyebaran Covid-19 masuk Kota Solo mulai tanggal 15 Desember 2020 hingga tanggal 15 Januari 2021. Namun karena belum ada regulasi, terutama karantina maka sementara dibatalkan.

“Regulasi karantina yang semestinya disahkan pada tanggal 10 Desember 2020, ternyata hingga saat ini masih dilakukan pembahasan,” ungkap Rudy panggilan akrab Walikota Solo di Balaikota Solo, Jumat (11/12/2020).

Sejauh ini, menurut Rudy, pembahasan regulasi terutama terkait dengan karantina sangat penting. Karena untuk dijadikan dasar Pemerintah Kota Solo untuk mengatur pelaksanaan pembatasan dan karantina. “Saat ini kami tengah mengebutkan pembaharuan regulasi,” ujarnya.

Saat ini Pemerintah Kota Solo memiliki SE Nomor 067/2536 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Solo dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 24/2020.

Namun demikian, dua aturan itu belum mengatur pelaksanaan karantina bagi pemudik. “Oleh karena itu, regulasi karantina bagi pemudik akan kami terbitkan Perwali, SE dan Instruksi. Termasuk instruksi bagi satgas Jogo Tonggo maupun petugas pemulasaran jenazah tingkat kecamatan,” ungkapnya.

Rudy mengatakan, kemungkinan waktu pemberlakuan karantina bagi pemudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan dipersingkat.

“Jika sebelumnya rumah karantina akan mulai dibuka tanggal 15 Desember hingga 15 Januari atau sekitar satu bulan, maka dalam pembahasan regulasi yang baru kemungkinan hanya akan dilaksanakan selama 14 hari atau tau mulai H-7 Natal hingga H+7 Natal,” jelasnya.* Eko Prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR