Kamis, 22 Oktober 2020
Unik Menarik
Idiiih...

Wanita Ini 14 Kali Hamil untuk Kelabui Pengadilan

Selasa, 29 Maret 2016

KISUTA.com - Namanya juga usaha. Seperti itulah yang dilakukan Zeng, seorang wanita di Provinsi Xinjiang, China yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sebagai ganjaran atas kejahatan korupsi yang dilakukannya.

Tak ingin menjalani hukuman yang dijatuhkan Urumqi Intermediate People's Court, pengadilan di Provinsi Xinjiang, China pada tahun 2005, Zeng mencari cara untuk menghindarinya. Akhirnya ia menemukan cara tepat supaya tidak menjalani hukuman. Namun cara yang ditempuh wanita ini membuat orang geleng-geleng kepala.

Kepada hakim di persidangan, ia mengaku sedang hamil, sehingga pengadilan memutuskan agar Zeng hanya menjalani hukuman percobaan saja. Undang-Undang di China memang mengatur, wanita yang sedang hamil hanya diberi hukuman percobaan. Walaupun wanita tersebut sudah dinyatakan bersalah atas tindakan kriminal.

Zeng memang benar-benar cerdik dengan memanfaatkan kelemahan aturan di negaranya. Aturan yang seharusnya memenjarakannya, justru dibalik sehingga bisa membebaskannya.

Mengetahui cara yang dilakukannya berhasil, Zeng akhirnya melakukan cara yang sama, yaitu hamil terus menerus untuk menghindari hukuman penjara. Zeng tidak bermaksud mempunyai anak, dia hanya menggunakan kehamilannya sebagai cara untuk menghindari hukuman penjara. Setelah masa percobaannya berlalu, maka Zeng akan menggugurkan bayi yang dikandungnya. Ketika kesehatannya sudah membaik, dia berusaha mengandung lagi agar pengadilan hanya bisa memberikan hukuman percobaan kepadanya. Begitu seterusnya.

Dilansir People’s Daily, dalam kurun 10 tahun sejak tahun 2005 hingga 2015, Zeng diklaim telah 14 kali hamil untuk menghindari hukuman penjara. Namun sepandai-pandainya Zeng mengadali pengadilan, akhirnya ketahuan juga kelicikannya bahwa kehamilannya hanyalah pura-pura semata.

Akhirnya trik licik Zeng pun terbongkar, dan saat ini wanita yang diketahui berumur 39 tahun tersebut dijebloskan ke penjara setelah kasusnya ditinjau ulang oleh Municipal Bureau of Justice. Tidak diketahui dengan pasti apakah Zeng sempat melahirkan bayi-bayinya ataukah mereka harus merasakan nasib yang sama dengan bayi pertama Zeng yang diaborsi begitu saja.* Uma – kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR