Senin, 29 April 2024
Sosok Inspirasi
Dji Hanafit dan Muhammad Khoirul Huda

Dua Mahasiswa UNS Ini Juara di Ajang IKAB National Scientific Writing and Youth Competition

Kamis, 17 September 2020
duauns.jpg
Humas UNS

KISUTA.com – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Mesin (PTM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kedua mahasiswa tersebut yaitu Dji Hanafit dan Muhammad Khoirul Huda berhasil meraih juara 1 pada lomba esai nasional bertajuk `IKAB National Scientific Writing and Youth Competition` yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Selain menyabet juara satu, mereka juga terpilih sebagai best presentation di ajang tersebut.

Dalam lomba yang digelar secara daring, mereka mempresentasikan sebuah judul penelitian `Falmafast Machine` di Ruang Seminar PTM FKIP UNS. `Falmafast Machine` mengangkat sebuah teknologi yang memanfaatkan sumber energi terbarukan.

"Kami mengangkat sebuah teknologi memanfaatkan sumber energi terbarukan, jadi kita membuat sebuah teknologi untuk meningkatkan skala proses produksi atau kegiatan yang ada di masyarakat pesisir pantai. Kami memanfaatkan panel surya dan _wind turbin_. Panel surya itu memanfaatkan sumber energi terbarukan menjadi energi listrik, kemudian _wind turbin_nya itu untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik," terang Dji Hanafit saat dihubungi Kamis (17/9/2020).

Adapun, output yang mereka hasilkan dari penelitian tersebut berupa video simulasi dalam bentuk animasi. Mereka mengaku tertantang dan persiapan yang dilakukan membutuhkan usaha yang lebih seperti persiapan jaringan dan membuat letak yang pas saat video diputar sambil presentasi. Dji dan Muhammad membutuhkan waktu 1 pekan untuk merumuskan ide tersebut.

Dengan adanya `Falmafast Machine`, mereka berharap dapat memanfaatkan cahaya matahari maupun angin sesuai kondisi yang ada.

"Harapannya kalau siang hari atau cuaca tidak menentu atau bahkan cahaya matahari sedang tidak optimal, kita memanfaatkan sumber energi terbarukan itu dari angin, wind turbin. Tapi, ketika cahaya matahari memungkinkan kita memanfaatkan panel surya tersebut," pungkas Dji Hanafit.* eko prasetyo - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya