Senin, 26 Februari 2024
Sosok Inspirasi
Gelar Sosialisasi

Tahun 2024, UNS Terima 10.208 Mahasiswa Baru. Ini Rinciannya

Selasa, 30 Januari 2024
maba.jpg
Humas UNS

KISUTA.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2024. Sosialisasi dilakukan secara luring dan daring bertempat di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Selasa (30/1/2024).

Dalam kesempatan tersebut, UPT Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS mengundang Kepala Sekolah dan Guru BK SMA/ SMK/ MA se eks Karesidenan Surakarta. Hadir sebagai narasumber Sekretaris Eksekutif Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2024, Bekti Cahyo Hidayanto S.Si., M.Kom., Plt. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. dan Kepala UPT SPMB UNS, Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, M.Si.

Dalam sambutannya, Plt. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. mengatakan, sesuai Permendikbud 48 tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Sarjana pada PTN, jalur masuk PTN terdiri atas Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.

Jalur SNBP diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK/MA sederajat yang unggul melalui penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor serta prestasi akademik dan non akademik siswa. Sedangkan untuk jalur SNBT adalah seleksi yang berfokus pada pengukuran kemampuan penalaran dan pemecahan masalah melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang materi ujiannya mencakup Tes Potensi Skolastik (TPS), literasi Bahasa Indonesia dan Inggris, dan penalaran matematika. Sedangkan Seleksi Mandiri diselenggarakan oleh PTN sesuai dengan kebutuhan kompetensi masing-masing Perguruan Tinggi.

“Pada tahun 2024, UNS akan menerima mahasiswa baru sebanyak 10.208 yang terdiri atas 8.433 progam sarjana, 330 program D4, dan 1.445 program D3. Sesuai dengan Permendikbud 48 tahun 2022, proporsi daya tampung pada masing-masing jalur masuk adalah SNBP (minimum 20%), SNBT (minimum 30%) dan Mandiri (Maksimum 50%),” ujar Prof. Yunus.

Prof. Yunus menambahkan, terbitnya Permendikbudristek Nomor 62 Tahun 2023 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 48 Tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Sarjana pada PTN, perlu mendapatkan perhatian para Kepala Sekolah dan Guru BK terkait dengan bimbingan pemilihan program studi. Hal ini disebabkan karena calon mahasiswa yang diterima pada SNBP tidak dapat mendaftar pada SNBT dan Seleksi Mandiri oleh PTN. Kemudian calon mahasiswa yang telah diterima pada SNBT dan telah mendaftar ulang, tidak dapat diterima pada seleksi mandiri oleh PTN.

“Pada tanggal 14 - 28 Februari 2024, siswa- siswa mulai bisa mendaftar pada jalur SNBP. Peran kepala sekolah dan guru sangat penting dalam membimbing siswa-siswi memilih program studi secara bijak sesuai dengan kemauan dan kemampuan anak didik,” imbuh Prof. Yunus.

Sedangkan, Kepala UPT SPMB UNS, Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, M.Si. menambahkan, selain jalur SNBP dan SNBT, UNS juga membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendaftar melalui jalur Seleksi Mandiri UNS (SM UNS). Seleksi Mandiri ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Melalui Seleksi Mandiri, UNS memperluas kesempatan kepada calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik unggul dan berprestasi melalui tujuh jalur yaitu Seleksi Mandiri Jalur Ujian (SMJU), Seleksi mandiri jalur UTBK, Seleksi Mandiri Jalur Kemitraan (SMJK), Seleksi Mandiri Jalur Prestasi (SMJP), Seleksi Mandiri Jalur Disabilitas (SMJD), Seleksi Mandiri jalur Kepemimpinan Muda (SMJKM) dan Jalur Kelas Internasional (SMJKI).

“Saya berpesan kepada bapak ibu Kepala sekolah, guru BK atau yang mewakili yang hadir pada acara sosialisasi pagi ini, untuk menyampaikan kepada adik-adik calon mahasiswa baru 2024 agar mereka mempersiapkan diri dengan baik, berhati-hati dalam memilih dan memilah universitas serta program studi yang diminati, serta terus semangat melalui perjuangan menempuh ujian,” ujar Prof. Hadiwiyono.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif SNPMB 2024, Bekti Cahyo Hidayanto S.Si., M.Kom. menghimbau kepada kepala sekolah SMA/ SMK/ MA sederajat untuk benar-benar memperhatikan ketentuan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2024 mengingat ada beberapa kebijakan yang berbeda dengan tahun sebelumnya. “Yang paling dekat yaitu pendaftaran SNBP. Silahkan bagi sekolah yang belum melakukan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) segera diisi karena waktunya tinggal sebentar lagi yaitu dari mulai 9 Januari kemarin hingga 9 Februari mendatang. Kemudian untuk pendaftaran SNBP mulai tanggal 14 hingga 28 Februari 2024 dan pengumuman SNBP 26 Maret 2024,” ujar Bekti.* das-kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya