Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan
Nangka

Buah Lezat Berkhasiat Obat

Kamis, 24 Januari 2013

AROMANYA yang harum menjadi ciri khas nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk). Aromanya sangat keras dan tidak dapat ditutup-tutupi, sehingga orang bisa menggunakannya untuk menggugah selera baik dalam makanan maupun minuman.

Di Indonesia, nangka mempunyai banyak nama. Di Sumatera namanya anasah, anasa, naa, lamasa, malasa, nangkeu, pana, pinasa atau sosak. Di Jawa namanya nangka atau nongko. Di Maluku namanya tahele kaolin, anaa wakan, krour, nakale, nak-nak, naka, nakai atau nangga. Di Kalimantan namanya batuk, baduk, enaduk, atau maduk. Di Sulawesi namanya nangga, mangka, angga, langge, nango, nanaka, cidu, panasa, nanakang, ulunaka atau koleoh.

Nangka merupakan pohon buah-buahan yang banyak di pekarangan dan ladang. Tetapi banyak juga yang tumbuh liar pada tanah yang tidak tegenang air. Pohoh nangka tumbuh baik di daerah perbukitan atau pada ketinggian angka0 hingga 1.200 meter di atas permukaan laut.

Nangka atau nama asingnya jack fruit atau jack tree ini, merupakan buah-buahan berkulit tebal dengan permukaan berduri. Buah nangka mempunyai ukuran cukup besar yang bergantung pada batang atau cabang utama. Daging buah nangka berwarna kuning yang menutupi biji berbentuk lonjong. Buah nangka tua mempunyai rasa yang manis, tetapi wanita sering keguguran dilarang memakannya.

Daging buah nangka mengandung zat kimia seperti albuminoid, karbohidrat dan minyak lemak. Saat muda, daging buah nangka dpat dibuat sayur. Gudeg, makanan khas Yogyakarta dibuat dari buah nangka yang masih muda.

Pohon asli Nusatenggara ini, buahnya dapat digunakan untuk melancarkan pencernaan. Bijinya untuk melancarkan ASI, mencegah mencret serta campak dan kolik kandung empedu. Kayunya untuk mencegah demam dan malaria. Akarnya untuk menghilangkan diare dan demam. Daunnya untuk luka bakar, borok dan melancarkan ASI. Sedangkan getahnya untuk menyembuhkan bisul, abses, pembengkakan kelenjar dan gigitan ular.

Untuk obat dalam, 60-120 gram biji nangka digodok dan diminum airnya. Untuk pemakaian luar, biji nangka dikeringkan kemudian dilumatkan atau dijadikan bubuk dan dibubuhkan ke tempat yang sakit.

Melancarkan ASI: 60-120 gram biji nangka direbus. Minum airnya secara teratur. Biji nangka bekas rebusan jangan dibuang, tetapi dimakan.

Bengkak, abses: Getah nangka dan cuka. Campur keduanya sampai menjadi pasta, kemudian bubuhkan ke tempat yang sakit. Ramuan ini sangat baik untuk pemasakan abses.

Malaria: Lima jari akar nangka dicuci dan ditumbuk. Rebus dengan lima gelas air bersih. Biarkan sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin disaring lalu diminum dengan air gula seperlunya. Air rebusan dibagi untuk tiga kali minum.

Campak: Lima buah biji nangka dicuci bersih, lalu digiling atau ditumbuk halus. Remas dengan air garam secukupnya. Balurkan pada bercak-bercak campak di kulit. Lakukan 2-3 kali sehari. (Ki Suta-kisuta.com)***


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya