Sultan Maroko yang Memiliki 867 Anak Kandung
MENGURUS dua anak saja sulit, apalagi mengurus 867 anak. Tentunya memerlukan tenaga, perhatian, dan biaya yang tidak sedikit. Siapa orangnya yang mampu mempunyai anak sebanyak itu?

Ismail bin Sharif, itulah orang yang mampu mempunyai anak sampai 867 orang. Meskipun dianggap sekadar mitos, kisah Sultan yang berkuasa di Maroko pada masa Dinasti Alaouite ini diceritakan secara turun menurun di kalangan penduduk Maroko.
Ismail bin Sharif hanya memerintah selama 55 tahun, yaitu sejak tahun 1672 hingga 1727. Sepanjang masa pemerintahannya itu, sang Sultan ditengarai memiliki 867 anak, yaitu 522 anak laki-laki dan 342 anak perempuan.
Menurut Tennessee William dan Willam S. Bourough yang dikenal sebagai petualang, Kesultanan Maroko memang memiliki kebebasan yang unik dalam tatanan kehidupan dan hukumnya. Sultan yang mempunyai banyak anak ini, mungkin bagian dari kebebasan tersebut.
Selain Sultan Ismail bin Sharif, di dunia ini dikenal beberapa orang lagi yang mempunyai banyak anak. Mereka di antaranya: Raja Sargon dari Yahudi, Winston Blackmore dari Kanada, Ziona Chana dari India, dan Kaisar Meji dari Jepang.
Raja Sargon dari Akad (nama sebenarnya tidak diketahui), merupakan penguasa dari kerajaaan Yahudi yang menguasai dan menaklukan kota bangsa Sumeria di abad 22–23 Sebelum Masehi. Walaupun kebenarannya disangsikan, namun dikatakan Raja Sargon memiliki 200 orang anak.
Winston Blackmore yang merupakan pemimpin sekte mormon di Kanada, dikabarkan memiliki 121 orang anak dari perkawinannya dengan 25 orang istri. Sedangkan Ziona Chana, seorang pemimpin Kristen sekte Chana yang tersebar di India, ditengarai memiliki 94 orang anak dari 39 isteri yang ia nikahi sejak tahun 1942. Keluarga Ziona Chana merupakan salah satu keluarga dengan anggota terbanyak di India hingga saat ini, karena ia tinggal bukan saja dengan anak dan isterinya saja, tapi juga dengan 33 menantu dan 33 cucu.
Terakhir, Kaisar Meiji yang dikabarkan memiliki 87 orang anak. Tak heran Kaisar yang memerintah Jepang dari 1867 hingga 1912 ini memiliki banyak anak, karena sang kaisar memiliki isteri dan beberapa selir.*** Ati Suprihatin-kisuta.com


