Gua Tempat Bersemayam Naga Kuning
KOTA Zhangjiajie di Provinsi Hunan yang berada di Negeri Tirai Bambu, Cina memang sangat indah. Apabila Anda pernah melihat film Avatar, pasti pernah melihat sebagian dari keindahan kota ini. Bukit-bukit melayang yang ada di film Avatar, merupakan pemandangan sehari-hari di Zhangjiajie. Kabut telah mengilusi pemandangan sehingga bukit-bukit di Zhangjiajie terlihat seperti melayang.
Di kota ini ada taman nasional yang namanya sama dengan nama kota, yaitu Taman Nasional Zhangjiajie. Bukit-bukit lancip yang dihias pepohonan hijau menjadi sajian utama yang paling dicari para wisatawan di taman ini.
Ada lebih dari 300 bukit yang menjulang di sini dan bukit yang tertinggi bisa mencapai 400 meter. Keunikan yang luar biasa ini terbentuk dari hasil erosi beribu-ribu tahun lamanya. Mulai dari erosi air, udara hingga cuaca menerpa kawasan ini. Setelah puas ditempa, bebatuan di sini menunjukkan betapa keindahan alam bisa sebegini megahnya.
Di Kota Zhangjiajie, ada satu gua karst yang sangat indah yang bernama Yellow Dragon Cave atau Gua Naga Kuning. Dinamakan Gua Naga Kuning karena konon di gua ini pernah hidup naga kuning. Di gua yang ditemukan pada tahun 1983 ini, ini ada sungai bawah tanah serta ratusan ribu stalagmit dan stalaktit berumur jutaan tahun. Menurut berbagai sumber yang ditemukan kisuta.com, stalagmit dan stalaktit di gua ini, paling banyak di dunia. Karena keindahannya, gua ini juga menjadi “magical karst cave” terbaik di Cina bahkan dunia.
Berada di gua ini, kita akan disuguhi pemandangan alam yang fantastis. Ada dua pintu masuk ke dua ini, pintu masuk berukuran lebar bernama "pintu panjang umur" sementara pintu yang lebih sempit disebut "pintu bahagia". Pada pintu masuk, terdapat kumparan kabut yang sangat indah. Di dalam gua yang jalannya berliku-liku, di sana sini dapat dilihat stalaktit, stalagmit, batu bunga, tirai batu, batu cabang, batu saluran, batu mutiara, dan batu macrospores.

Tak hanya “besar” oleh keindahannya, gua ini memang besar dalam ukuran. Tak heran jika pengunjung memerlukan waktu sedikitnya 2 jam untuk menelusuri gua yang luasnya mencapai 100.000 m2 dengan panjang 7,5 km. Gua ini memiliki empat lantai, diantaranya dua tingkat bawah tanah yang dilalui sungai yang panjangnya 2.820 meter. Namun yang boleh dilewati hanya 800 meter saja.
Suara plip-plop dari tetesan air sering terdengar di mana-mana, setiap tetes perlahan membentuk formasi batuan. Pada satu titik, terdapat air mancur setinggi 40 meter yang aneh karena metetes keluar dari pusat langit-langit gua.
Pemandangan di dalam akan terlihat indah ketika sinar matahari memasuki dunia backlit LED berwarna. Sungguh, pemandangan yang sangat indah.*** Ati Suprihatin-kisuta.com


