Kamis, 4 Juni 2026
Wisata & Sejarah

35 Piramid Ditemukan di Sudan

Rabu, 13 Februari 2013

PIRAMID atau piramida adalah konstruksi bangunan yang digunakan oleh bangsa Mesir Kuno dan suku Maya. Bangunan ini digunakan sebagai makam raja-raja masa dahulu dan sekaligus sebagai sarana ibadah atau tempat pemujaan.

Ternyata, piramida pun ditemukan di Sudan. Tak mengherankan, karena Sudan merupakan bagian dari sejarah budaya Mesir Kuno yang tidak boleh kita lupakan, terutama wilayah Nubia. Sekitar 35 piramida kecil ditemukan pada sebuah situs makam Sedeinga di Sudan. Seperti halnya piramida yang ada di Mesir, bangunan ini diperkirakan untuk menghormati orang-orang yang sudah wafat, juga sebagai monumen pemujaan bagi para dewa kuno.

Para peneliti terkejut melihat betapa padatnya piramida tersebut terkonsentrasi. "Kepadatan piramida sangat besar," kata peneliti Vincent Francigny yang bekerjasama dengan American Museum of Natural History di New York untuk meneliti piramida-piramida di situs pemakaman Sedeinga tersebut.

Ada beberapa piramida yang telah ditemukan dan mungkin sudah terpecahkan, tetapi banyak juga primida yang sampai saat ini masih menjadi misteri besar. Di antara penemuan terdapat piramida yang dirancang dengan kubah bagian dalam dibangun dengan struktur melingkar. Lingkaran tersebut terhubung ke sudut piramida melalui bingkai yang bersilangan.

Seperti diinformasikan Livescience, piramida di situs makam Sedeinga ditemukan antara tahun 2009 dan 2012. Tahun 2011, tim arkeolog pernah menemukan setidaknya 13 piramida yang jika ditotal ukurannya bisa seluas 500 meter persegi. Piramida di Sedeinga ini diperkirakan telah dibangun sejak tahun 2000 sebelum Masehi, pada masa Kerajaan Kush. Luas kekuasaan kerajaan ini berbatasan dengan wilayah Mesir Kuno dan Kekaisaran Romawi Kuno. Piramida-piramida yang ada di komplek piramida ini, mungkin diilhami dari metode arsitektur penguburan bangsa Mesir.

Bangunan piramida yang ada di situs makam Sedeiga tertimbun selama berabad-abad. Pembangunan piramida ini diperkirakan berlangsung selama ratusan tahun dan setelah berabad-abad kemudian memenuhi seluruh ruangan pemakaman tersebut. Makam yang berada disamping piramida sebagian besar telah dijarah, mungkin di abad terdahulu situs makam ini sudah pernah digali arkeolog lain.

Piramida terbesar memiliki lebar sekitar 7 meter, kemungkinan dibangun untuk menghormati pemakaman seorang anak, yang panjang kuburannya hanya 75 centimeter. Puncak piramida dulunya dihiasi dengan batu indah yang menggambarkan burung atau bunga teratai di atas bola matahari. Ketika ditemukan, puncak piramida tidak ada lagi karena termakan usia dan rusak karena sering dilewati unta. Maklum saja, kawasan di mana ditemukannya piramida-piramida tersebut, merupakan jalur khafilah unta.* Ati Suprihatin-kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya