Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik

Kentut Kecoa Pengaruhi Perubahan Iklim

Minggu, 17 Februari 2013

TAHUKAH Anda, kentut kecoa mempunyai kontribusi cukup besar terhadap perubahan iklim. Mengapa? Kecoa ternyata lebih sering buang gas alias kentut yang mengandung methane, salah satu komponen rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim sebagai efek pemanasan global. Dibandingkan gas rumah kaca lain seperti karbon dioksida, kekuatannya dalam membuat bumi makin panas mencapai 23 kali lipat.

Penelitian yang dilakukan perusahaan pembasmi hama, Rentokil menunjukkan bahwa kecoa dan serangga lebih produktif menghasilkan methane dibanding sapi. Hal ini dilihat dari perbandingan antara gas yang dihasilkan dengan berat badan masing-masing hewan. Dalam setahun, diperkirakan seekor kecoa bisa menghasilkan 35 gram gas methane dari dalam tubuhnya. Cukup kecil memang, tetapi jika dibandingkan dengan berat badan kecoa yang juga kecil maka jumlah tersebut kurang lebih mencapai 43 kali berat badannya.

Sedangkan seekor sapi diperkirakan mampu menghasilkan 100 kg gas methane setiap tahunnya. Meski secara jumlah memang lebih banyak, namun tidak seberapa banyak dibandingkan berat badan sapi yang rata-rata berkisar antara 300-500 kg. "Kecoa, bersama-sama dengan serangga lain seperti kelabang serta kumbang merupakan penghasil utama gas methane," kata Manajer Teknis Rentokil, Colm Moore seperti dikutip dari TheSun, Kamis, 7 Februari 2013.

Pada hewan ternak seperti sapi, gas methane dilepaskan bersama dengan gas-gas lain dari saluran pencernaan, baik saat kentut maupun bersendawa. Dengan alasan tidak ramah lingkungan inilah, para aktivis peduli lingkungan banyak yang beralih jadi vegetarian.* Ati Suprihatin-kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya