Selasa, 1 September 2026
Herbal & Kesehatan
Tanduk Rusa

Si Epifit yang Siap Melancarkan Datang Bulan

Minggu, 10 Maret 2013

TANDUK rusa (Paltycerium coronarium) termasuk jenis paku-pakuan. Tumbuhan ini banyak ditemukan dan dipelihara sebagai tanaman hias karena pesona juntaian daunnya yang indah. Tanduk rusa merupakan tanaman yang hidupnya menempel kuat pada benda atau pohon lain tetapi tidak merugikan tumbuhan yang menjadi inangnya. Atau mempunyai sifat epifit.

Tanduk rusa juga di sebagian daerah disebut simbar menjangan, selain permukaan daunnya mirip kulit rusa yaitu kasar, daun tanduk rusa menjuntai ke bawah bercabang-cabang menyerupai tanduk binatang rusa yang terbalik. Pada dasarnya tanduk rusa merupakan tumbuhan tegak yang menempel pada inangnya dengan pokok penumpu berupa akar dan rimpang batang membentuk bungkah kool berwarna coklat dan juntaian helaian daun berwarna hijau.

Tanduk rusa menyukai tempat yang tidak langsung memperoleh sinar matahari. Pengembangbiakannya dilakukan dengan spora atau dengan memindahkan akar rimpangnya.

Tanaman yang di Tanah Pasundan disebut paku uncal ini, di samping indah sebagai tanaman hias juga memiliki khasiat obat, meski belum diperoleh hasil penelitian yang jelas tentang kandungan kimia yang terdapat pada tanaman ini. Dalam dunia pengobatan tradisional, tanduk rusa terbilang tanaman obat yang cukup penting. Berikut beberapa ramuan tanduk rusa untuk mengatasi beberapa penyakit.

Demam: satu lembar daun tanduk rusa dan sedikit garam ditumbuk halus. Diseduh dengan segelas air panas, kemudian disaring dan diminum dua kali, pagi dan sore.

Radang rahim luar: siapkan 2-5 lembar daun tanduk rusa dan minyak kayu putih secukupnya. Daun tanduk rusa ditumbuk halus, kemudian ditambah minyak kayu putih secukupnya dan diaduk. Kemudian ditempelkan pada perut sekitar rahim dan dibalut dengan kain stagen.

Haid tidak teratur: dua lembar daun tanduk rusa diseduh dengan air panas secukupnya. Diminum 4 atau 3 hari sebelum datang bulan (haid).

Bisul: siapkan satu lembar daun tanduk rusa dan sedikit kapur sirih. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus, dipakai untuk mengompres bagian yang bisul.

Abses: siapkan satu lembar daun tanduk rusa, satu siung bawang merah dan adas pulawaras secukupnya. Semua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian dipakai sebagai kompres pada bagian yang bisul.* Ki Suta-kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya