Riomaggiore, Desa “Lego” yang Semarak
SETELAH Perancis, Italia merupakan negara romantis kedua di dunia. Tak hanya romantis, Italia pun mempunyai tempat-tempat indah yang sangat saying untuk dilewatkan jika Anda kebetulan berkunjung ke negara pizza ini.

Di Italia, ada satu desa yang sangat semarak, berwarna-warni, dan sangat indah dilihat. Desa dimaksud bernama Riomanggiore atau Rimazuu yang terletak di Provinsi La Spezia, Italia. Untuk mencapai desa ini, sekitar 4 jam perjalanan menggunakan kendaraan dari Kota Roma.
Desa Riomaggiore sangat indah, karena jika dilihat dari atas bukit, nyaris menyerupai lego, permainan anak-anak berbentuk kotak-kotak dengan aneka warna yang bisa disusun berbagai bentuk. Desa Riomaggiore berada di bukit yang menghadap ke laut. Penduduk desa umumnya membangun rumahnya setinggi empat lantai. Karena tanahnya berkontur, bangunan dibuat berundak-undak .
Uniknya, mereka mengecat rumahnya dengan warna-warna terang yang mencolok. Setiap bangunan rumah tidak dicat dengan satu warna saja, tetapi beberapa warna, minimal dua warna, sehingga menciptakan efek semarak.
Menurut informasi yang diperoleh kisuta.com dari wikipedia.org, desa ini sudah ada sejak abad ke-13. Hal ini dikuatkan dari karakter sejarah desa ini dan juga umur wine yang dihasilkan dari sini.
Desa yang berada di Teluk Genoa ini memiliki pantai kecil yang bisa dijadikan tempat wisata, terutama saat matahari bersinar cerah. Payung warna-warni tertancap di pasir, dilengkapi dengan kursi panjang yang bisa menjadi tempat berjemur. Airnya yang biru nan jernih, pasti menggoda siapa pun untuk berenang.
Letaknya di perbukitan membuat Anda bisa menikmati pemandangan kota warna-warni ini dari atas bukit. Nikmati warna merah, kuning, dan biru yang menjadi warna mayoritas di desa tersebut.
Selain bangunannya yang berwarna-warni, ada lagi yang menarik dari Riomaggiore terutama bagi pasangan yang sedang kasmaran, yaitu Via dell`Amore yang dalam bahasa Indonesianya berarti jalan cinta.
Jalan ini sebenarnya merupakan penghubung dari Riomaggiore menuju Manarola yang dapat ditempuh sekitar 45 menit. Dengan landscape laut di sebelah kiri, membuat suasana romantis saat berjalan-jalan sore dengan pasangan terkasih. Sepanjang jalan cinta, banyak gembok cinta yang merupakan tradisi di Eropa, seperti juga di jembatan Firenze.
Itulah gambaran desa “lego” yang sangat indah. Mudah-mudahan Anda berkesempatan mengunjunginya dan berbagi cerita dengan kisuta.com.* Ati Suprihatin-kisuta.com


