50 Tahun Lupa Mengembalikan Buku, David Black Didenda Rp 40 Juta
LUPA merupakan sifat manusia yang tidak bias diingkari, tetapi bias diminimalisasi. Lupa terkadang membuat manusia yang mengalaminya rugi, seperti lupa menyimpan barang dan dokumen berharga. Apalagi jika lupa menjemput istri, wah bias-bisa perang dunia nih.
Gara-gara lupa pula, David Black harus membayar denda sebesar 2.762,55 poundsterling atau setara dengan Rp 40 juta. Mahal sekali harga yang harus dibayar untuk satu kealpaan yang dibuatnya. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Harian The Mirror memberitakan, pria berusia 60 tahun ini didenda karena lupa mengembalikan buku yang dipinjamnya 50 tahun lalu.

Sekitar 50 tahun silam, tepatnya pada 22 September 1962, David yang saat itu masih berusia 9 tahun, meminjam buku berjudul “Goya” karangan Dr. Xavier de Salas di perpustakaan Fine Art Library di Edibburgh, Inggris. Dasar anak-anak, Black yang ketika meminjam buku masih duduk di sekolah dasar, tidak langsung mengembalikan buku itu dan lama kelamaan dirinya lupa tentang buku “Goya” yang dipinjamnya
“Saya benar-benar lupa untuk mengembalikannya. Setiap saat saya berusaha mengembalikannya, tapi hal itu tidak pernah terjadi,” ujar Blcak yang sekarang sudah menjadi seorang penulis, seperti dikutip dari The Mirror, Kamis, 7 Maret 2013.
Ketika Black teringat kembali akan buku yang dipinjamnya saat dirinya masih anak-anak, tanpa menunda lagi, dirinya mendatangi perpusatakaan yang masih beroperasi tersebut. “Saya menjadi pengguna perpustakaan sepanjang hidup saya. Mereka adalah sumber ilmu bagi saya. Saya merasa harus mengembalikan buku itu agar saya bisa tidur lebih nyenyak,” ujarnya.
Atas kelalaiannya mengembalikan buku yang telah dipinjamnya, Black dikenakan denda sebesar Rp 40 juta. Namun, bagi Black, uang sebesar itu tidaklah berarti, karena Black merupakan orang yang sangat menghargai dan merasakan besarnya manfaat buku dan juga perpustakaan. Sikap yang patut ditiru oleh kita, selain soal kejururan mengembalikan barang yang bukan haknya, sikap Black dalam memperlakukan buku dan perpustakaan pun patut dihargai dan diikuti.* Ati Suprihatin-kisuta.com


