Perkosa 40 Anak, Dihukum 302 Tahun Penjara
PENGADILAN Spanyol menjatuhkan hukuman penjara selama 302 tahun kepada seorang pria berusia sekitar 50 tahun. Fernando Torres Banea Pria divonis telah memperkosa puluhan murid di sekolah bela diri dan menjadi skandal pedofilia terbesar yang pernah ada di negeri matador itu.
Seperti dilansir AFP, Sabtu, 16 Maret 2013, Torres yang pernah menjadi juara karate di negerinya, telah menjadikan anak-anak di bawah umur yang menjadi murid di sekolahnya yang terletak di Las Palmas, Kepulauan Canary, Spanyol sebagai korban kejahatan seksualnya. Dalam aksinya, Torres membujuk korbannya dengan mengatakan bahwa seks akan membuat mereka lebih baik dalam karate.
Torres didakwa atas 35 tuduhan pelecehan seksual dan 13 tuduhan lainnya atas tindakan merusak anak-anak dalam hal pedofil yang memperkosa dan melecehkan 40 anak, beberapa dari mereka berusia di bawah 13 tahun. Semua itu telah dilakukan Torres slama 15 tahun terakhir.
Selain Torres, istrinya yang bernama Maria Jose Gonzalez juga dijatuhi hukuman 148 tahun penjara dan guru karate lainnya, Ivonne Gonzalez, mendapat 126 tahun penjara. Keduanya dihukum karena terbukti terlibat dalam pelecehan tersebut.
"Tindakan pelecehan sewenang-wenang yang dilakukan berulang-ulang semacam ini, belum pernah terjadi sebelumnya dan harus dihukum dengan tegas karena tidak hanya menyerang kebebasan anak-anak, tapi juga merusak harapan dan kepercayaan mereka terhadap olahraga yang bersih dan terhormat," ujar Hakim Salvador Alba ketika membacakan putusannya.
Meskipun ketiganya mendapat hukuman di atas 100 tahun, namun mereka hanya akan menjalani masa hukuman selama 20 tahun saja, sesuai dengan hukuman maksimal yang berlaku di Spanyol. Selain itu, ketiganya diwajibkan membayar uang kompensasi bagi para korban, masing-masing sebesar 10 ribu hingga 50 ribu Euro atau setara dengan Rp 126 juta hingga Rp 634 juta.* Ati Suprihatin-kisuta.com


