Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik

Kelompok Hacker Anonymous Lancarkan Gerakan “Hapus Israel dari Internet”

Selasa, 19 Maret 2013

ISRAEL kembali menjadi sasaran serangan kelompok aktivis peretas (hacker) Anonymous. Kelompok hacker ini berencana melancarkan serangan terorganisasi bernama #OpIsrael. Serangan cyber kepada Israel akan dimulai pada 7 April 2013 mendatang.

Anonymous meminta para peretas di seluruh dunia untuk bergabung dalam gerakan ini. Mereka punya misi "menghapus Israel dari internet." Kelompon ini menulis, "Tim hacker memutuskan untuk bersatu melawan Israel sebagai satu kesatuan, dan Israel harus siap menjadi pihak yang "terhapus" di internet. Ini bukan satu hacker, bukan satu tim hacker, tapi ini adalah kumpulan berbagai hacker."

Mereka mengatakan, ini akan menjadi serangan cyber terbesar yang pernah ditujukan untuk suatu negara. Dilihat dari daftar peretas yang bersedia bergabung, banyak yang berasal dari kawasan Timur Tengah. Media massa Haaretz asal Israel melaporkan, pemerintah menanggapi serius ancaman ini dan menyiapkan pertahanan cyber negara. Direktur Kelompok Online Pemerintah Israel Ofir Ben Avi mengakui, #OpIsrael sedang diorganisasikan dalam beberapa hari terakhir.

"Yang membedakan gerakan ini dengan serangan sebelumnya adalah, ini benar-benar dilakukan oleh kelompok Anonymous yang berafiliasi dari seluruh dunia yang bergabung jadi satu kekuatan," kata Ben Avi.

Tahun 2012
Serangan para hacker ke Israel bukan yang pertama. Tahun 2012 ketika Israel melancarkan agresi militer ke Jalur Gaza, para hacker pun menyatakan “perang” terhadap Israel dengan menyerang ribuan situs web Israel serta ribuan alamat email dan paswsword milik pemerintah dan swasta. Kelompok hacker Anonymous melancarkan serangan besar-besaran terhadap situs Israel, hampir 700 situs yang berkaitan dengan Israel diklaim telah di-hack.

Database milik Bank of Jerusalem dan Kementerian Luar Negeri juga tak luput dari serangan, dibuat down melalui serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Serangan ini membuat 659 situs web tidak bisa diakses, termasuk sekitar dua ribu lebih alamat email diduga dicuri dari database MySQL milik dirotmodiin.co.il, sebuah situs untuk mencari real estate di Israel. Selain serangan DDoS yang membuat situs overloading, seperti tel-aviv.gov.il, situs kota untuk kota terpadat kedua di Israel. Ada juga situs tertentu yang di-deface oleh sang hacker.

Thenextweb pada 17 November 2012 memberitakan, Anonymous diduga berasal dari hacker seluruh dunia yang jenuh menyaksikan perlakuan biadab, brutal, dan keji dari orang Israel atas bangsa Palestina yang ditindas di negerinya sendiri. Kelompok hacker Anonymous melancarkan serangan besar-besaran terhadap situs Israel sebagai aksi protes terhadap serangan militer di Gaza. Hampir 700 situs yang berkaitan dengan Israel diklaim telah di-hack.

Sedangkan The Times of Israel, 19 November 2012 memberitakan, Anonymous juga meng-hack situs American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) dan blog resmi Israeli Defence Force (IDF) tetapi tampaknya kurang berhasil. Anonymous mengklaim telah menghapus database situs Kementerian Luar Negeri Israel, mashav.mfa.gov.il. Menurut iTnews, situs MFA memang down dan menampilkan error koneksi database, namun belum ada konfirmasi resmi terkait serangan ini.

Ternyata, perang tak harus menggunakan peluru dan senjata. Saat ini, serangan para hacker tak kalah berbahaya dari peluru dan senjata.* Ati Suprihatin-kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya