Setiap Hari, ke Sekolah Berjalan Tangan
KEKURANGAN tidak membuatnya malu, apalagi menjadi patah semangat. Spirit yang dimiliki seorang bocah Cina bernama Yan Yuhong, patut ditiru oleh mereka yang memiliki kekurangan, bahkan oleh mereka yang sempurna.
Terlahir sehat, Yuhong yang tinggal di Desa Jiaba, Provinsi Hubei, Cina menderita polio ketika masih bayi. Penyakit ini menyisakan kepedihan bagi keluarganya, karena Yuhong kecil menjadi lumpuh sebelah, sehingga terancam tidak bisa berjalan. Apalagi sang ayah juga lumpuh, tentu kondisi ini membuat keluarga besarnya sedih.
Di saat keluarganya masih sedih dengan kondisi Yuhong, sang bayi justru terlihat bersemangat untuk belajar berjalan. Tidak seperti bayi lain yang merangkak menggunakan kakinya, Yuhong belajar berjalan dengan menggunakan tangannya. Entah apa yang diketahui bayi itu, sehingga dia secara naluri menggunakan tangannya untuk berjalan.
Orange.co.uk memberitakan, Yuhong berjalan dengan kedua tangannya, sementara kakinya dinaikan ke atas dan kepalanya di bawah. Ketika memasuki usia sekolah, Yuhong berjalan tangan ke sekolahnya, juga pulang ke rumahnya. Yuhong pernah mencoba menggunakan tongkat dan kruk, namun cara itu dirasakan lebih lambat. Akhirnya Yuhong memutuskan untuk berjalan tangan ke dan dari sekolah karena dirasakannya lebih cepat.
Meskipun harus bangun lebih awal karena harus berangkat lebih pagi dibandingkan dengan teman-temannya yang normal, namun Yuhong tidak mengeluh. Untuk menempuh perjalanan dari rumah ke sekolah, Yuhong membutuhkan waktu satu setengah jam. Mungkin untuk teman-temannya yang normal, waktunya bisa lebih singkat.
“Saya tidak mau berhenti sekolah. Saya ingin belajar keras, dan bisa membiayai hidup sendiri di masa depan,”kata Yuhong.* Ati Suprihatin-kisuta.com


