Situs Megalitikum Terbesar di Dunia, 10 Kali Lebih Luas dari Borobudur
SITUS megalitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur tak hanya merupakan situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara, namun diperkirakan merupakan peninggalan situs terbesar di dunia.
Terkait dengan perkiraaan sebagai situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara, arkeolog yang melakukan eskavasi di Situs Gunung Padang mendapatkan bukti signifikan bahwa luas Gunung Padang bisa mencapai 10 kali luas Candi Borobudur. Keyakinan itu diperoleh setelah arkeolog yang tergabung dalam Tim Terpadu Riset Mandiri yang bekerja sejak Mei 2012, berhasil menemukan sisi utara, timur, dan barat situs. Terakhir, tim berhasil menemukan sisi selatan situs.
Kepada detik.com, Ali Akbar, salah seorang arkeolog anggota tim, Sabtu, 30 Maret 2013, mengatakan, penemuan sisi selatan situs semakin memperkuat dugaan bahwa luas situs megalitikum Gunung Padang bisa mencapai 10 kali lipat lebih besar dari Candi Borobudur atau sekitar 15 hektare.
"Berbeda dengan penelitian-penelitian sebelum 2012, tim ini lebih fokus untuk menyingkap sekeliling bukit yang masih tertutup hutan dan semak belukar. Bagian atas bukit sejak tahun 1979 telah diketahui oleh masyarakat umum dan kemudian menjadi objek wisata. Struktur batu di bagian atas bukit membentuk undakan sebanyak 5 teras," ungkap Ali yang juga Ketua Masyarakat Arkeologi Indonesia.
Melalui riset sepanjang tahun 2012 sampai sekarang, tim selain menemukan banyak struktur di bagian badan dan kaki bukit, juga menemukan adanya indikasi teras 6 di sisi utara. "Setelah membersihkan semak belukar di sisi selatan, diketahui sisi ini juga disusun dengan batuan columnar joint dengan jarak yang cukup rapat. Berbeda dengan sisi lainnya yang memiliki tangga naik, di sisi selatan ini belum ditemukan tangga naik. Kemungkinan memang tidak ada tangga di sisi ini, mengingat kemiringannya sangat curam dan di bagian bawah langsung berbatasan dengan sungai," ujar pengajar di jurusan Arkeologi UI ini.
Ring of Culture
Situs Gunung Padang merupakan punden bangunan berundak peninggalan zaman prasejarah. Unesco telah menetapkan situs ini sebagai Ring of Culture. Situs ini terletak di puncak bukit yang dikelilingi oleh lembah-lembah dan perbukitan. Di sebelah tenggara terdapat Gunung Melati, di sebelah barat daya terdapat Pasir Empat dan Gunung Karuhun, di sebelah barat laut terdapat Pasir Pogor dan Pasir Gombong, dan di sebelah timur laut terdapat Pasir Malang.
Situs punden berundak ini terbagi menjadi 5 teras mengerucut dan dibangun dengan batuan vulkanik alami yang berbentuk persegi panjang. Teras pertama merupakan teras terbawah dan terluas berdenah segi empat. Pada jalan menuju teras pertama terdapat beberapa batu tegak di kiri kanan jalan. Di depan pintu ini terdapat susunan batu berdenah segi empat dan beberapa menhir serta adanya batu lumpang di sudut timur laut. Di teras kedua tedapat batu-batu tegak berukuran besar. Di teras ketiga terdapat lima kelompok bangunan yang sebagian besar berupa kelompok batu tegak. Sebagian dari batu-batu tersebut telah roboh. Di teras terdapat balok-balok batu pada bagian tengah dan tiga bangunan di bagian timur laut.
Bagian barat daya teras ini berupa tanah kosong. Teras kelima merupakan bagian paling atas dari situs ini. Pada bagian ini terdapat susunan batu tegak yang membentuk ruang segi empat. Terdapat juga tinggalan lainnya berupa tumpukan monolit. Anda akan melihat bahwa situs ini unik dari sisi visual.* Ati Suprihatin-kisuta.com


