Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
De Souza Didakwa Bunuh 300 Pasien

Mau "Mengosongkan" Ruangan UGD, Dokter Bunuh Pasien-pasiennya

Minggu, 31 Maret 2013

SEORANG dokter asal Brasil didakwa sengaja membunuh tujuh pasiennya dengan alasan yang sangat tidak masuk akal, supaya ruangan UGD di salah satu rumah sakit di Brasil tidak penuh. Bahkan dokter bernama Virginia Soares de Souza ini, juga dituduh bertanggung jawab atas kematian 300 pasien di rumah sakit tempatnya bekerja.

Reuters, Jumat, 29 Maret 2013 memberitakan, motif pembunuhan yang dilakukan De Souza terungkap lewat penyadapan telepon. Dalam percakapan via telepon itu terungkap bahwa De Souza ingin “membersihkan” tempat tidur UGD di RS Evangelico, Brasil untuk pasien lain. De Souza ditangkap bulan lalu dengan tuduhan membunuh tujuh pasien. Tiga dokter, tiga perawat, dan fisioterapis yang bekerja bersamanya juga menghadapi tuduhan serupa.

Jaksa mengatakan, cara De Souza “mematikan” pasiennya sangat halus. De Souza dan timnya memberikan obat relaksasi otot kepada pasien. Kemudian mereka mengurangi pasokan oksigen, sehingga membuat pasien meninggal karena sesak napas di Rumah Sakit Evangelico.

Bukan hanya kematian tujuh pasien saja, jaksa juga tengah menyelidiki 1.700 catatan medis pasien yang meninggal selama tujuh tahun terakhir di rumah sakit. Selama itu, De Souza menjabat sebagai kepala UGD.

"Kami memiliki lebih dari 20 kasus dan ada lebih dari 300 kematian yang kami lihat, " ujar Kepala Investigasi Kementerian Kesehatan Brazil, Mario Lobato.

Terhadap kasus yang membelit De Souza, pengacaranya mengatakan, investigator salah paham terhadap cara kerja UGD dan dia akan membuktikan kliennya tidak bersalah.

Jika jaksa berhasil membuktikan De Souza bertanggungjawab terhadap pembunuhan 300 pasien, bisa jadi ini tragedi bagi dunia kedokteran. De Souza pun mengalahkan kekejian Harold Shipman, dokter Inggris yang terbukti membunuh 260 pasiennya.

Sungguh, kelakuan yang keji dari seorang dokter yang seharusnya mengobati dan berupaya menyembuhkan penyakit pasiennya sehingga bisa bertahan hidup.* Ati Suprihatin-kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya