Pria Hamil yang Tiga Kali Sukses Melahirkan
RUMIT. Itu yang dialami Thomas Beatie, seorang transgender yang tinggal di Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat. Terlahir sebagai seorang wanita bernama Tracy Lehuanani Lagondino di Oahu, Hawaii, Beatie selama ini dikenal sebagai “pria hamil”.

Julukan yang diberikan kepadanya bukan tanpa alasan, karena meskipun sudah berganti kelamin menjadi seorang pria, namun Beatie pernah hamil dan melahirkan tiga orang anak. Mau tahu ceritanya?
Beatie yang merasakan dirinya lebih pria daripada wanita, sejak tahun 1997 mulai menjalani terapi testosteron dan terapi psikologis untuk menjadi pria. Tahun 2002, Beatie melakukan dua operasi pengangkatan payudara atau mastektomi. Untuk menyempurnakan perubahan tersebut, Beatie mengubah jenis kelamin di surat izin mengemudi. Pengadilan Hawaii juga mengizinkan namanya diubah menjadi Thomas Beatie.
Upayanya berhasil menjadikan dirinya sebagai seorang pria. Tahun 2003, Beatie menikahi seorang wanita bernama Nancy di Honolulu. Pernikahan mereka cukup bahagia hingga akhirnya diketahui bahwa Nancy mandul, sehingga tidak bisa memberikan anak untuk suaminya. Tidak putus harapan untuk mempunyai anak, Beatie akhirnya mengajukan diri untuk hamil. Meskipun telah melakukan operasi berganti kelamin, namun Beatie tetap mempertahankan organ reproduksinya, sehingga masih bisa hamil.
Dalam menjalankan usahanya untuk hamil, Beatie menghentikan terapi hormon testosteron. Mendapatkan donor sperma, Beatie akhirnya hamil hingga melahirkan anak. Tak hanya satu, Beatie hamil dan melahirkan tiga orang anak yang sekarang berusia 4, 3, dan 2 tahun.
Kehamilannya mengundang perhatian media, beragam acara televisi berlomba-lomba mewawancarainya, termasuk acara yang dipandu Larry King dan Oprah Winfrey. Beatie pun masuk dalam buku “10 Orang Paling Mengagumkan” milik Barbara Walters tahun 2008. Di buku itu, Beatie disandingkan antara lain dengan Presiden Barack Obama, komentator Rush Limbaugh, dan perenang Michael Phelps.
Untuk berbagai pengalamannya yang unik, Beatie menulis buku berjudul “Labor of Love: The Story of One Man’s Extraordinary Pregnancy”. Sampul buku ini menampilkan sosok Beatie yang bercambang, sedang bertelanjang dada sambil memegangi perutnya yang buncit bersama sang istri, Nancy.
Sayangnya, Beatie dan Nancy tidak langgeng, baru-baru ini Beatie mengajukan gugatan cerai terhadap istrinya. Masalah muncul karena ternyata Pengadilan Arizona menolak gugatan cerai Beatie karena negara bagian ini tidak mengakui pernikahan sesama jenis. Pengadilan memandang Beatie masihlah seorang wanita karena walaupun sudah berganti kelamin menjadi pria, namun organ reproduksinya masih berfungsi sebagai seorang wanita, yang dibuktikan dengan kehamilannya.
Pengadilan tidak mengakui pernikahan Beatie dan Nancy yang berjalan sembilan tahu. Hakim wilayah Maricopa, Douglas Gerlach menyatakan bahwa pernikahan sesama jenis terlarang di Arizona. Karenanya, pernikahan Beatie dan Nancy tidak diakui. Apalagi hakim tidak mempunyai cukup bukti bahwa Beatie adalah seorang pria ketika menikahi Nancy. Hakim justru memutuskan Beatie harus memberikan santunan sebesar US$ 240 per bulan kepada Nancy sebagai tunjangan anak. Namun Nancy tidak diberi tunjangan karena pernikahan mereka dianggap tidak sah.
Wuih, perjalanan hidup yang rumit. Coba kalau menerima apa yang sudah diberikan Allah SWT, tentunya tidak akan serumit ini ya hidup Beatie. Ini tentunya menjadi pelajaran penting bagi kita.* Ati Suprihatin - kisuta.com


