Wajah dan Tubuhnya Dipenuhi Tato Iklan Berbagai Produk
SESAL Dahulu Pendapatan, Sesal Kemudian Tak Berguna. Perumpamaan ini yang dialami seorang pria dari Alaska, Amerika Serikat. Pria bernama Billy Gibby ini hampir seluruh wajah dan tubuhnya dipenuhi tato iklan berbagai produk.
Sejak tahun 2009, Billy telah menato wajah dan tubuhnya dengan iklan. Billy membiarkan wajah dan tubuhnya menjadi reklame, sehingga dirinya dijuluki sebagai “Billy The Billboard”.
Ada 20 merek yang ditato di wajah dan tubuh Billy, salah satunya situs porno yang kemudian dihapusnya. Billy memang sengaja mencari sponsor untuk mempromosikan produknya di wajah dan tubuhnya dengan cara ditato.
Upaya Billy mencari uang dengan cara ini memang membuahkan hasil. Ia pernah mendapat uang US$ 10.000 atau sekitar Rp 97,3 juta agar situs goldenpalace.com terpampang di wajahnya. Uang itu digunakan untuk membayar biaya pengobatan setelah Billy menyumbangkan ginjalnya kepada orang yang dikenalnya lewat koran. Tak hanya itu, Billy juga mengaku ingin namanya tercatat di “Guinness Book of World Records” sebagai pria dengan tato iklan terbanyak.
Awalnya Billy merasa nyaman saja dengan iklan yang ditatokan di wajah dan tubuhnya. Namun kondisi ini lama-lama membuatnya tidak nyaman. Kepada New York Daily News, Kamis, 21 Maret 2013, Billy mengatakan bahwa saat ini dirinya merasa menyesal telah menato wajah dan tubuhnya dengan iklan. Akibat tato iklannya tersebut, pria ini mengaku menderita gangguan bipolar yang membuatnya sulit mendapat pekerjaan.
Billy memang sempat bekerja sebagai konselor di pusat kesehatan mental di Anchorage. Namun dia terpaksa di-PHK karena pemerintah memangkas anggaran, terutama yang berkaitan dengan pekerjaannya, padahal Billy sedang membutuhkan uang untuk membayar sewa rumahnya agar keluarganya tidak digusur.
Tak hanya itu, Billy pun seringkali menangis saat melihat wajahnya yang dipenuhi tato di cermin. Billy khawatir anak-anaknya akan diolok-olok karena wajah ayahnya penuh tato. Belum lagi anggapan orang yang seringkali menilai Billy sebagai orang yang tidak baik, sehingga banyak dari mereka tidak mau mempekerjakannya.
Tak ingin tato di wajahnya semakin membuatnya sulit, Billy berniat menghapus semua tato iklan tersebut. Pria berusia 32 tahun ini bersedia mengganti namanya dengan nama perusahaan atau situs yang mau membiayainya untuk menghapus tato iklan di wajahnya. Billy pernah mengganti namanya menjadi Hostgator Dotcom dengan tujuan agar perusahaan itu mau memberinya uang untuk menghapus tato.
Billy mengaku tak keberatan seluruh tubuhnya menjadi papan iklan asal wajahnya bisa bersih seperti semula. "Nah, jika ada yang mau membayar US$ 1 juta (sekitar Rp 9,7 miliar), saya akan melakukannya untuk menghidupi keluarga saya. Tapi saya sebenarnya lebih suka untuk tidak," katanya.
Meskipun saat ini menyesal wajah dan tubuhnya dipenuhi tato, namun Billy mengaku bahwa yang dilakukannya demi keluarganya. "Saya benci melakukan ini (menato wajah dan tubuh), tetapi anak-anak saya adalah segalanya bagiku. Saya akan memberikan hidup saya bagi mereka agar mereka hidup, jadi saya mentato wajah saya karena saya tak ingin mereka menjadi gelandangan," kata Billy.* Ati Suprihatin-kisuta.com


