Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi
Astrofotografer Alan Friedman

Jepretannya Menangkap Jelas Bentuk Detil Matahari

Kamis, 18 April 2013

TAK banyak orang yang bisa melihat bentuk fisik matahari secara lebih detil. Mungkin hanya mereka yang bergelut di bidang astronomi saja yang bisa menikmati sang surya secara lebih detil.

Untuk memenuhi keingintahuan tersebut, seorang fotografer astronomi amatir, Alain Friedman terus berusaha mendapatkan bentuk matahari secara lebih detil. Astrofotografer yang tinggal di Buffalo, New York, Amerika Serikat mencoba memotret matahari secara detil yang tidak dapat dilihat orang biasa tanpa bantuan alat.

Foto-foto yang diambil dari halaman belakang rumahnya di Buffalo, New York menggunakan teleskop kecil bernama “Little Big Man” seharga $ 5.000 (lihat gambar) dan filter band yang sempit. Dengan menggunakan kedua alat tersebut, Alan dapat menangkap detail matahari dalam resolusi tinggi dan merekam pergerakan matahari di atmosfer yang dapat berubah-ubah dalam hitungan jam bahkan dalam hitungan menit.

Alan pun menggunakan alat filter khusus yang memungkinkannya mengambil gambar matahari secara detil tanpa merusak kamera maupun matanya. Filter yang dinamakan hydrogen alpha filter ini dapat memblok atau mendapatkan apapun, namun hanya berupa potongan sempit dari dalam ujung merah spectrum yang terlihat. Menurutnya, atmosefer merupakan hambatan terberat dalam pengambilan gambar yang jelas dari suatu objek yang jauh.

Untuk meredam efek kabur yang disebabkan oleh turbulensi udara, Alan melakukan streaming banyak frame dalam waktu yang singkat. Setiap foto atau gambar yang dihasilkan dibuat dari ribuan frame. Frame-frame yang dihasilkan kebanyakan tidak dapat digunakan karena terdistorsi oleh arus panas dari atap dan jalan aspal, namun sebagian frame menghasilkan gambar yang tajam.

Alan kemudian melihat kembali video frame yang dihasilkan satu persatu untuk memilih frame-frame berkualitas tinggi yang menghasilkan gambar yang baik. Frame-frame berkualitas tinggi yang telah dipilih kemudian diratakan untuk membentuk bahan mentah dari foto-foto Alan.

Alan yang sudah satu dasa warsa menghabiskan malam-malamnya terpaku pada teleskop dan fotografi ini, menyatakan bahwa hasil karyanya merupakan buku harian surya atau matahari, yaitu potret atau moment yang menangkap secara jelas kehidupan matahari dalam keseharian manusia. Berkat kemampuan Alan Friedman, sekarang kita bisa melihat matahari secara lebih detil.* Ati Suprihatin - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya