Sumber Kehidupan Pra-sejarah
BERDIRI di tepi Danau Turkana, serasa berdiri di pinggir pantai. Ya, danau yang berada di Negara Kenya, Afrika Timur ini memang lebih mirip laut, dibandingkan dengan danau. Daya tarik Danau Turkana tak hanya karena luasnya, tapi juga karena merupakan bagian dari Great Rift Valley yang menjadi sumber kehidupan pra-sejarah dan habitasi hewan terbesar.
Danau Turkana mempunyai luas sekitar 7.000 kilometer persegi dengan panjang 249 kilometer dari utara ke selatan dan lebar hingga 44 km, serta kedalaman mencapai 30 meter. Antara 4.000 hingga 8.000 tahun lalu, luas danau ini mencapai 400 kilometer, yang membentang dari Lembah Omo hingga Baringo.
Karena luas dan dalam, tak heran jika danau alkali terbesar di dunia ini disamakan dengan laut, karena memang danau ini lebih mirip dengan laut. Gelombang air bergulung, pantai berpasir, angin bertiup, dan perahu nelayan tertambat di dekatnya.
Masyarakat setempat menyebut danau ini sebagai Laut Jade, karena warna airnya yang biru kehijauan. Terletak di utara Great Rift Valley, air Danau Turkana berasal dari tiga sungai, yaitu Danau Omo Ethiopia, Turkwel, dan Danau Kerio. Danau ini memiliki aliran air ke arah barat laut menuju Sungai Nil.
Seperti dilansir Amusing Planet, awal Februari 2013, kondisi alam di sekitar Danau Turkana, membuat tempat ini populer di kalangan penggemar keindahan alam dengan cuaca ekstrem. Memang cuaca di sekitar danau sangat ekstrem, karena walaupun terletak di gurun, namun angin badai bisa datang dengan cepat dan tiba-tiba.
Hampir seperempat juta masyarakat adat dari setidaknya sepuluh suku tergantung pada danau ini. Mereka berkebun, memancing, dan menggembala ternak di sekitar danau. Selain manusia, Danau Turkan juga menjadi “rumah” bagi populasi hewan seperti buaya, kuda nil, serta ratusan spesies burung dan ikan. Sedangkan pantainya yang berbatu, merupakan rumah bagi kalajengking dan ular berbisa.
Great Rift Valley
Berbicara Danau Turkana tak bisa lepas dari Great Rift Valley yang ditemukan pada akhir abad 19 oleh penjelajah Inggris bernama John Walter Gregory. Di Great Rift Valley letak Danau Turkana.
Taman nasional ini panjangnya 6.000 kilometer (3.700mil), membentang dari utara Suriah di Asia Barat Daya ke pusat Mozambik di Afrika Timur. Great Rift Valley dibentuk oleh pembukaan lembah Afrika Timur, di mana terdapat lempeng tektonik Afrika sehingga terbagi menjadi dua bagian. Lembah besar ini terbagi menjadi dua, Lembah Rift barat dan Lembah Rift timur. Lembah Barat bernama Albertine Rift yang dikelilingi oleh beberapa gunung tertinggi di Afrika, termasuk Pegunungan Virunga, Pegunungan Mitumba, dan Kisaran Ruwenzori. Di Kisaran Ruwenzori, terdapat beberapa danau terdalam di dunia, yaitu Danau Nakuru, dan Danau Turkana. Semua danau besar Afrika terbentuk dari hasil retakan dan sebagian terletak di dalam lembah tersebut.
Hingga saat ini, UNESCO menetapkan Great Rift Valley menjadi The Best of World Heritage. Menurut UNESCO, Great Rift Valley merupakan situs warisan dunia sebagai sumber pra-sejarah dan habitasi hewan terbesar yang paling penting di dunia. Di sekitar mulut lembah merupakan daerah koservasi dan observasi untuk penemuan dari berbagai makhluk purba, beberapa di antaranya adalah Hominid, yang ditemukan pada tahun 1918 oleh David Reich. Menurut David, Hominid ini adalah fosil yang dianggap dekat dengan spesies manusia tetapi sebenarnya bukan manusia, termasuk spesies yang diklasifikasikan sebagai manusia yang menyerupai Neanderthal.* Ati Suprihatin - kisuta.com


