Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi
Perempuan Suku Masai

Berlomba Memanjangkan Telinga untuk Meningkatkan Gairah Seks

Sabtu, 27 April 2013

DI Indonesia ada Suku Dayak yang mempunyai tradisi memanjangkan daun telinga dengan menggunakan anting-anting. Tradisi yang sama dimiliki Suku Masai di Kenya, Afrika dan Suku Huaorani di kawasan Amazon.

Orang Masai adalah penggembala yang berwarna-warni, hidup di alam terbuka yang sangat luas di Lembah Celah Besar di Afrika Timur. Menetap di Kenya dan Tanzania, orang Masai adalah sisa-sisa dari masa lampau yang hidup dengan cara nenek moyang mereka hidup berabad-abad silam. Kehidupan mereka yang tidak mempedulikan berlalunya waktu ini. dikendalikan oleh terbit dan terbenamnya matahari dan terus berubah-ubahnya musim.

Bagi kaum perempuan Masai, telinga adalah sumber kecantikan sebenarnya. Di dalam kehidupan Suku Masai, semakin panjang telinga mereka, maka semakin tinggi pulai nilai kecantikan seorang perempuan. Berbagai cara dilakukan perempuan Suku Masai untuk mendapatkan daun telinga yang panjang, mulai dengan menindiknya dengan benda tajam berdiameter besar, ranting, bebatuan dan bahkan gading gajah yang telah mereka bentuk.

Perempuan Suku Masai memang mempunyai bentuk fisik yang bagus, mereka jangkung dan ramping. Selain itu, wanita Masai juga mencukur rambut dan mencabut dua batang gigi hadapan.

Perempuan Suku Masai sering mengenai pakaian berwarna-warni yang didominasi oleh gradasi warna merah dan biru menyala. Mereka pun memperindah penampilan dengan menggunakan pakaian kerah besar bundar seperti piring yang dipadukan dengan manik-manik, serta ikat kepala yang juga berwarna-warni. Masih ada lagi, lengan dan pergelakan kaki mereka diikat dengan untaian tebal kawat tembaga.

Memanjangkan daun telinga masih dilakukan prempuan Suku Masai dan Suku Huaorani hingga sekarang. Tradisi ini dilakukan dengan berbagai alasan, mulai dari agama, upacara pertambahan usia, menangkal kejahatan, meningkatkan gairah seksual, sampai keindahan fisik.* Ati Suprihatin - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya