Keindahan yang Ajaib, Hasil Ukir Sungai Air Panas
ALAM menyimpan pesona yang tak bisa diciptakan oleh manusia. Betapapun kerasnya manusia mencoba, namun keindahan alam tak bisa dikalahkan. Banyak keindahan alam yang menjadi buktinya, salah satunya keindahan gua es di Semenanjung Kamchatka, Rusia.
Semenanjung Kamchatka berada jauh di timur Rusia dan dikenal sebagai daerah yang memiliki keindahan alam luar biasa. Berlokasi di dekat gunung berapi, danau, sungai, dan pantai yang spektakuler, membuat semenanjung ini diburu oleh wisatawan.
Kembali ke gua es di Kamchatka, keindahan gua es ini benar-benar membuat takjub (lihat gambar), tak ada hasil karya manusia dapat menandinginya. Dinding gua ini seperti diukir, padahal ini adalah “hasil kerja” sungai air panas yang bersumber dari Gunung Berapi Mutnovsky yang merupakan jantung Semenanjung Kamchatka.
Sementara itu, atap gua es tak kalah indahnya, berbentuk gelombang tak terputus. Gelombang-gelombang yang menyerupai air ini terbentuk dari gletser yang membeku. Langit-langit gua pun mengeluarkan pendar cahaya warna-warni yang menimbulkan efek magis. Saking indahnya, nyaris mirip berada di dunia dongeng.
Dilansir dari situs Mail Online, awal April 2013, gua es ini ditemukan secara tidak sengaja saat mengabadikan musim semi di dekat Gunung Berapi Mutnovsky. Para petualang ini menemukan gua yang mereka sebut gua ajaib, sekitar 45 kilometer di sebelah selatan Petropavlovsj, Kamchatsky. Mereka adalah, Denis Budkov (pemandu wisata dan fotografer), Natalia Balentsova (fotografer asal Chelyabinsk), dan seorang traveler di bagian timur Semenanjung Rusia, Siberia.
Budkov menceritakan, mereka secara kebetulan menemukan gua tersebut pada bulan September 2012. Saat itu dirinya bersama beberapa fotografer sedang jalan-jalan melihat musim semi. Selanjutnya, mereka melihat sebuah lubang dan masuk. Ternyata, lubang tersebut merupakan gua yang luar biasa. Mereka pun langsung mengabadikan pemandangan yang luar biasa indah itu. Salah satu foto Budkov yang dijuluki “Treasures of the Dwarf'” memenangkan kompetisi Russian Wild Nature tahun lalu.
Budkov mengaku sangat terkejut menemukan gua es tersebut. "Bahkan saya, menjadi pemandu yang berpengalaman, tidak tahu tentang gua ini bila melewati jalur pada umumnya. Sangat mustahil bisa sampai ke sana dengan ketebalan salju yang bermeter-meter," tambah Budkov.
Budkov menuturkan, cahaya berwarna ungu, biru, hijau, dan kuning terlihat jelas (lihat foto). Ini bukan hasil dari manipulasi komputer, melainkan bias dari sinar matahari yang menerobos gletser. Dalam beberapa tahun gletser terus mencair, sehingga menyebabkan atap gua tersebut kini semakin menipis sehingga sinar matahari dapat menembus celah-celah gua. Warna-warni itulah yang membuat pemandangan di dalam gua sangat unik dan sekaligus indah.* Ati Suprihatin - kisuta.com


