Rabu, 3 Juni 2026
Unik Menarik
Hujan Meteor dan Gerhana Matahari Cincin

Selama Bulan Mei, Menghiasi Indah Langit Indonesia

Minggu, 5 Mei 2013

LANGIT di Indonesia selama bulan Mei 2013 akan terlihat berbeda karena ada sejumlah fenomena indah yang akan dapat dinikmati masyarakat.

Dimulai pada Minggu, 5 Mei malam, meteor Eta Aquarid yang muncul dari rasi Aquarius akan menghujani langit Indonesia. Hujan meteor ini terjadi ketika atmosfer bumi berinteraksi dengan debu komet Halley. Dalam kondisi ideal, akan ada 30 sampai 60 meteor yang bisa dilihat setiap jamnya.

Setelah hujan meteor, giliran gerhana matahari akan menghiasai langit Indonesia. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan akan terjadi gerhana matahari cincin (GMC) pada 9 dan 10 Mei 2013.

Dalam situs resminya yang dilansir di Jakarta, BMKG menyebutkan bahwa gerhana matahari cincin tersebut dapat diamati dari Samudra Pasifik, Australia, Singapura, Indonesia kecuali Sumatera bagian Utara, dan Filipina bagian Selatan.

Di Australia dan Pasifik akan mengalami gerhana matahari cincin. Di Indonesia kecuali Sumatera bagian Utara, pada 10 Mei, dapat disaksikan gerhana matahari sebagian (GMS) pada pagi hari.

Gerhana mulai dapat terlihat di Kupang, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Merauke, dan Jayapura. Selain Kupang dan Manado, masyarakat di enam daerah lainnya beruntung bisa menyaksikan puncak gerhana hingga gerhana berakhir.

Sementara puncak gerhana juga bisa dilihat masyarakat di Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Manado, Kendari, Palu, Makassar. Sedangkan gerhana berakhir bisa dilihat dari Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Manado, Kendari, Palu, dan Makassar.

Gerhana matahari adalah fenomena alam di mana terhalanginya cahaya matahari oleh bulan, sehingga tidak semuanya sampai ke bumi. Peristiwa tersebut terjadi akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi dan bulan dan hanya terjadi pada saat fase bulan baru dan dapat diprediksi sebelumnya.

Ada tiga fenomena gerhana matahari yang bisa muncul, yakni total, sebagian, dan cincin. Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan menutupi seluruh piringan Matahari. Pada gerhana sebagian, hanya sebagian piringan matahari yang tertutupi. Sementara pada gerhana matahari cincin, struktur cincin akan terlihat di luar bulan yang menutupi matahari. Gerhana matahari cincin adalah yang terunik, terjadi karena bayang-bayang bulan yang menutupi matahari tidak sampai ke permukaan bumi.

Fenomena lainnya yang akan menghiasi langit Indonesia, adalah gerhana bulan penumbra. Fenomena yang diperkirakan akan terjadi pada 25 Mei ini, terkadang sulit dikenali dengan mata telanjang, karena akan terlihat seperti bukan gerhana.

Selain fenomena-fenomena tersebut, planet Jupiter dan Saturnus pun masih akan terlihat di bulan Mei.* Ati Suprihatin - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya