Angelina Jolie Tetap Seksi, Meski tak Lagi Punya Payudara
LEBIH baik mencegah daripada mengobati. Pameo ini diyakini benar oleh pesohor asal Amerika, Angelina Jolie yang pada Februari 2013 memutuskan melakukan mastektomi ganda untuk mengurangi risiko kanker payudara.
Seperti dilaporkan laman Yahoo News, operasi pengangkatan kedua payudara sang artis yang juga aktivis kemanusiaan itu, dilakukan secara bertahap, mulai Februari sampai dengan akhir April lalu. Kendati demikian, Angelina baru mengumumkan itu kepada publik, Selasa (14/5/13). Dunia pun dibuat heboh oleh pengakuan Jolie yang menyebutkan kalau kedua payudaranya kini sudah diangkat dan diganti payudara buatan.
Menurut Jolie, keputusan yang diambilnya itu memang berat karena bagi setiap wanita, payudara punya arti penting. Apalagi posisi Angleina Jolie sebagai artis seksi dunia sempat membuatnya berat untuk melakukan mastektomi. Namun, dia sadar kalau kesehatan itu lebih penting di atas segalanya. Apalagi, hasil tes dokter menyebutkan kalau dia tak segera membuang payudaranya lewat masektomi, maka peluang dia terkena kanker payudara mencapai 87 persen.
Menurut dokter yang memeriksanya, Jolie adalah pembawa gen kanker BRCA1 sehingga satu-satunya cara agar risiko itu berkurang adalah lewat operasi masektomi. Bahkan, kata dokter, kalau dirinya melakukan masektomi, risiko terkena kanker payudara tinggal lima persen. Ini artinya, lebih banyak benefit yang didapatkan ketimbang efek negatifnya. Lagi pula, saat payudara asli diangkat, Jolie masih bisa punya payudara hasil rekonstruksi. Kini payudara yang dimilikinya memang bukan asli lagi.
Di samping itu, berkaca dari pengalaman ibunya, Marcheline Bertrand, yang meninggal pada usia 56 tahun akibat kanker ovarium pada Januari 2007 lalu, Jolie pun semakin sadar kalau secara genetika, dia memang berpeluang terkena kanker. Akhirnya, dia pun membulatkan tekad, demi kesehatan dirinya dan juga demi anak-anaknya, dia memutuskan untuk membuang kedua payudaranya lewat mastektomi.
Angelina Jolie mengaku, tanpa dukungan suami tercinta, yang juga aktor ternama, Brad Pitt, operasi mastektomi yang dijalaninya mungkin akan membuatnya trauma. Namun, sejak awal suaminya itu selalu menyemangati dan mendukung penuh putusannya untuk melakukan mastektomi.
"Dia selalu menemani aku setiap siang dan malam saat aku menjalani prosedur mastektomi," ungkap Jolie yang punya enam anak itu.
Ini pula membuat dirinya berhasil melalui semua itu dengan tegar. Dia pun sama sekali tak menyesal telah kehilangan payudaranya dan juga tak merasa menjadi kurang seksi atau kurang feminin tanpa payudara asli.
"Justru saya sekarang merasa semakin kuat karena telah berani memutuskan mengambil pilihan yang sulit itu," ujar peraih Oscar itu. "Saya harap setiap wanita yang membaca pengalaman saya ini akan terbantu dalam menentukan pilihan jika Anda juga mengalami situasi serupa dengan saya," ujarnya lagi.* das - kisuta.com


