Kamis, 4 Juni 2026
Wisata & Sejarah
Misteri Api Abadi New York

Ribuan Tahun Menyala dalam Lindungan Air Terjun

Rabu, 15 Mei 2013

SELAMA bertahun-tahun, para ilmuwan berpikir bahwa api abadi di New York terus menyala karena adanya gas yang dihasilkan oleh batu-batu yang sangat panas.

Namun, peneliti dari Universitas Indiana telah menemukan bahwa batu-batu di bawah Chestnut Ridge County Park tidak cukup panas untuk menghasilkan gas tersebut, ini berarti ada proses lain yang menghasilkan gas untuk tetap menyalakan api. Dan mereka belum mampu mengidentifikasi proses apa ini.

Api abadi yang ada di belakang air terjun di bagian barat New York, dikatakan telah ribuan tahun dinyalakan oleh penduduk asli Amerika. Ada ratusan api abadi 'alami' di seluruh dunia, dan masing-masing diperkirakan dinyalakan oleh gas alam yang dihasilkan dari batuan di bawahnya.

Gas yang digunakan untuk menjaga pembakaran api diduga berasal dari batuan kuno dan sangat panas yang disebut serpih (shale).

Namun, Arndt Schimmelmann dan peneliti dari universitas Indiana menemukan bahwa batuan di bawah api abadi New York tidak cukup panas untuk menghasilkan reaksi ini.

Schimmelmann mengatakan kepada OurAmazingPlanet bahwa batu-batu hanya memiliki suhu dari 'secangkir teh'. Lagi pula, serpih ini tidak setua yang diperkirakan.

Kedua faktor ini berarti bahwa shale di bawah api New York tidak bisa menciptakan gas dengan cara yang sama seperti api lain di seluruh dunia. Dan para peneliti mengaku mereka tidak yakin persis bagaimana gas New York diproduksi.

Schimmelmann mengatakan: "Kami pikir ada jalur yang berbeda dari generasi gas di lokasi ini dan bahwa mungkin ada di tempat lain juga."

"Jika itu benar, dan gas secara alami diproduksi dengan cara ini di lokasi lain, kami memiliki lebih banyak sumber daya shale gas dari yang kita duga," tambahnya.

Schimmelmann dan rekannya Maria Mastalerz membuat penemuan ini ketika mereka sedang mempelajari jumlah metana yang dihasilkan oleh tanah di sepanjang pantai timur Amerika.* Aya - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya