Selasa, 2 Juni 2026
Sosok Inspirasi
Legenda Tinju Muhammad Ali

"Si Mulut Besar" Itu Sudah tak Bisa Bicara

Rabu, 22 Mei 2013

KELUARGA Muhammad Ali yang terlibat dalam perseteruan dengan mantan juara tinju kelas berat ini, mengklaim hidup sang legenda tidak akan lama lagi.

Rahman Ali mengatakan, kakak iparnya Lonnie telah memutus hubungan "si mulut besar" ini dari keluarganya, dan 'mengurasnya' saat kemampuan mental dan fisiknya terkikis oleh penyakit Parkinson.

Adik petinju ini hidup dalam kemiskinan di sebuah flat kecil di kampung halaman keluarganya dari Louisville, Kentucky, di mana Muhammad Ali memiliki salah satu dari tiga rumah tinggalnya.

Ia mengatakan bahwa ia dan keluarganya telah dilarang mengunjungi juara dunia tinju kelas berat tiga kali ini, dan hanya bisa berbicara dengannya lewat telepon.

"Kami semua telah disingkirkan. Satu-satunya kesempatan saya bisa melihat dia hanya saat berada di acara-acara publik," kata Rahman.

"Istri dan keluarga istrinya telah menguras dirinya. Ini sangat menyedihkan. Tidak ada yang bisa saya lakukan, mereka telah memblokir kita semua," tambah Rahman.

Dia mengatakan saudara tuanya yang berusia 71 tahun ini begitu lumpuh oleh Parkinson, tidak mungkin bertahan sampai musim panas.

"Kakakku tidak bisa berbicara, dia tidak mengenali saya. Dia dalam keadaan yang buruk. Dia sangat sakit," katanya kepada sebuah koran mingguan yang dikutip dailymail.co.uk. "Dia bisa bertahan beberapa bulan lagi, bisa jadi dalam beberapa hari."

Ali Rahman (69), yang juga pensiun dari tinju setelah mengalami stroke, mengatakan ia terakhir melihat saudaranya pada Juli tahun lalu di Sports for Peace Gala di London.* das -kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya