Rabu, 10 Juni 2026
Unik Menarik

Tornado Monster Oklahoma Lebih Dahsyat dari Bom Hiroshima

Kamis, 23 Mei 2013

KOMBINASI yang tepat antara angin, kelembaban, dan curah hujan mampu menciptakan tornado monster yang meluluhlantakan Oklahoma, Senin (20/5/2013). Pelepasan energi yang mengagumkan ini mampu mengerdilkan kekuatan bom atom yang pernah meratakan Hiroshima.

Pada Selasa sore, National Weather Service telah memberi rating skala paling tinggi EF-5 pada tornado di Oklahoma untuk kecepatan angin, luas dan parahnya kerusakan. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 320 km/jam hingga 337 km/jam.

Beberapa ahli meteorologi yang dihubungi Associated Press telah menggunakan pengukuran real-time untuk menghitung energi yang dilepaskan selama masa hidup badai yang berlangsung hampir satu jam itu. Perkiraan mereka berkisar dari 8 kali hingga 600 kali kekuatan bom Hiroshima.

Tornado di beberapa titik mencapai lebar 2 kilometer, dan lintasannya mencapai 27 kilometer selama 40 menit. Ini termasuk lama untuk tornado biasa tapi tidak terlalu luar biasa dengan dampak kerusakannya, menurut pakar penelitian meteorologi Harold Brooks di National Severe Storms Laboratory.

Kurang dari 1 persen dari semua tornado AS sangat merusak, hanya 10 dalam setahun, katanya.

Dengan kekuatan badai ketiga yang menyapu pinggiran Moore dalam 14 tahun terakhir ini, banyak orang bertanya-tanya mengapa? Ini adalah kombinasi geografis, meteorologi, dan nasib buruk, kata para ahli.

Jika dilihat dari sejarah iklim dari tornado-tornado pada bulan Mei, akan terlihat tornado berkumpul di satu tempat, mungkin selebar 160 kilometer, di pusat Oklahoma "dan ada alasan yang baik untuk itu," kata Adam Houston, profesor meteorologi di Universitas
Nebraska, Lincoln. Itulah tempat di mana kondisi cuaca hangat, udara lembab, dan pergeseran angin yang kuat yang dibutuhkan bagi tornado untuk bergabung dalam keseimbangan yang tepat.

Beberapa ahli meteorologi juga mengajukan penjelasan mengapa daerah pinggiran terkena tornado yang mematikan secara berulang-ulang, penjelasannya adalah "nasib buruk."

Para ilmuwan tahu bahan utama yang masuk ke tornado yang menghancurkan ini. Namun mereka masih berjuang untuk mencari tahu mengapa tornado-tornado ini menjelma dalam beberapa badai besar dan bukan hal lain.

Mereka juga masih mencoba untuk menentukan apa dampaknya, jika ada, pengaruh pemanasan global pada tornado.* Aya - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya