Kamis, 4 Juni 2026
Wisata & Sejarah
Keajaiban Alam "Giant Causeway"

Jalan Bebatuan, Jejak Raksasa yang Menakjubkan

Rabu, 29 Mei 2013

LETUSAN gunung berapi selalu meninggalkan jejak. Termasuk letusan gunung berapi kuno yang terjadi sekitar 60 juta tahun lalu di Irlandia Utara. Letusan dahsyat di masa lampau itu membentuk kumpulan batu-batu basal yang bagian atasnya berbentuk pijakan. Batu-batu tersebut tersebar dari kaki tebing dan menghilang di bawah laut di sekitar County Antrim, pantai timur laut Irlandia Utara. 

Fenomena alam bernama Giant Causeway tersebut terletak sekitar tiga mil timur laut dari Kota Bushmills. Saat ini, Giant Causeway menjadi pemandangan yang sangat indah hingga menjadi daya tarik wisata yang paling populer di Irlandia Utara. Tumpukan bebatuan berbentuk heksagonal yang tersusun rapi, mewarnai sepanjang sisi pantai di ujung Irlandia Utara. Pengunjung dapat menelusuri dan berjalan di atasnya untuk menikmati pantai.

Di Giant Causeway, terdapat sekitar 40.000 kolom basal hasil dari letusan gunung berapi kuno di masa silam. Sebagian besar kolom berbentuk heksagonal sempurna, meskipun ada juga beberapa dengan sisi empat, lima, tujuh atau delapan. Yang tertinggi sekitar 12 meter (39 kaki), dan lava yang mengeras di tebing memiliki ketebalan 28 meter (92 kaki).

Tahun 1986, kawasan ini dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Selang satu tahun, Departemen Lingkungan Hidup Irlandia Utara menetapkannya sebagai cagar alam nasional. Situs yang saat ini dikelola oleh National Trust, juga dinyatakan sebagai keajaiban alam keempat terbesar di Britania Raya.


Legenda Irlandia

Di balik keindahan dan keunikannya, Giant Causeway yang oleh penduduk setempat berarti Jalan Pintas Raksasa, mempunyai cerita menarik yang berasal dari legenda Irlandia. Alkisah, pada zaman Irlandia kuno, hiduplah seorang raksasa pemimpin pendekar Fianna kuno, bernama Finn McCumhail. Finn memiliki seorang musuh bernama Benandonner yang tinggal di seberang laut di Skotlandia. Benandonner tidak mampu berenang menyeberang laut menuju Irlandia untuk menantang Finn.

Untuk bertemu dengan musuhnya itu, Finn memutuskan membentuk potongan-potongan batu dari gunung yang meletus menjadi kolom-kolom jalan setapak. Jalan yang dibuatnya itu akhirnya membentuk sebuah jalan pintas yang memanjang hingga ke Skotlandia.

Benandonner akhirnya menyeberangi lautan menuju Irlandia melalui jalan pintas tersebut dan segera pergi ke kediaman Finn. Untuk menyambut sang musuh, Finn berdandan seperti seorang bayi. Rencana Finn berhasil karena raksasa Skotlandia itu kaget bukan kepalang melihat "bayi" itu. Benandonner berpikir, jika bayinya saja sebesar raksasa, bagaimana dengan Finn sendiri. Setelah itu, Benandonner bergegas kabur, kembali ke Skotlandia. Karena kisah itulah, struktur yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik ini disebut Giant Causeway,
alias Jalan Pintas Raksasa.* Ati Suprihatin - kisuta.com


BAGIKAN

BERI KOMENTAR
masjidraya